Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi Digelar di Monas, Diperkirakan Dihadiri 20 Ribu Jemaah


 Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi Digelar di Monas, Diperkirakan Dihadiri 20 Ribu Jemaah


bekasi, 19 Juni 2026 – Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi digelar di kawasan Monas sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-499 Jakarta. Kegiatan ini mengusung tema “Memperkuat Harmoni Keagamaan di Tengah Keberagaman, Transformasi Jakarta Menuju Kota Global” dan diperkirakan dihadiri sekitar 20 ribu jemaah.


Puncak acara berlangsung di Plaza Selatan Monas mulai pukul 17.00 hingga 22.00 WIB dan dijadwalkan dihadiri oleh Pramono Anung. Masyarakat yang hadir diimbau mengenakan pakaian berwarna putih sebagai bentuk penghormatan serta menjaga kekhusyukan acara.


Sejak pagi, rangkaian kegiatan diawali dengan aksi bersih-bersih ribuan masjid dan musala di Jakarta, dilanjutkan ziarah ke makam para ulama dan habaib Betawi. Gubernur Pramono Anung dijadwalkan berziarah ke makam Guru Marzuqi, sementara Wakil Gubernur Rano Karno berziarah ke makam Guru Mughni.


Pada sore hari, kegiatan dilanjutkan dengan Khotmul Quran di Masjid Fatahillah sebelum memasuki acara puncak yang akan diisi tausiyah, zikir, tahlil, doa bersama, penampilan religi, serta sambutan Gubernur DKI Jakarta.


Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Sosial, Chico Hakim, menyatakan kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan kepada para ulama dan habaib Betawi yang berperan dalam membangun nilai kebersamaan dan kerukunan masyarakat Jakarta.


Rekayasa Lalu Lintas


Untuk mendukung kelancaran acara, Dinas Perhubungan DKI Jakarta menerapkan rekayasa lalu lintas di sekitar kawasan Monas. Masyarakat yang tidak memiliki kepentingan di lokasi acara diimbau menghindari ruas jalan sekitar Monas selama kegiatan berlangsung.


Jalur alternatif yang disiapkan antara lain:


  • Dari Harmoni menuju Bundaran HI melalui Jalan Majapahit – Jalan Medan Merdeka Barat – Jalan MH Thamrin.
  • Arah Tugu Tani melalui Jalan Ir H Juanda – Jalan Pos – Jalan Gedung Kesenian – Jalan Lapangan Banteng Utara – Jalan Lapangan Banteng Barat – Jalan Taman Pejambon – Jalan Pejambon – Jalan Medan Merdeka Timur – Jalan M.I. Ridwan Rais.
  • Menuju Stasiun Gambir dari Harmoni melalui Jalan Majapahit – Jalan Medan Merdeka Barat – Jalan MH Thamrin – Jalan Kebon Sirih – Jalan M.I. Ridwan Rais – Jalan Medan Merdeka Timur.
  • Dari Bundaran HI menuju Harmoni melalui Jalan MH Thamrin – Jalan Medan Merdeka Barat – Jalan Majapahit atau Jalan MH Thamrin – Jalan Budi Kemuliaan – Jalan Abdul Muis – Jalan Majapahit.


Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung tertib, aman, dan tetap menjaga kelancaran mobilitas masyarakat di sekitar pusat kota.


Sumber : tribunjakarta.com

Editor : Rey 

Share:

HRTA Melonjak ke Peringkat 129 Fortune SEA 500 2026, Naik 115 Posisi


 HRTA Melonjak ke Peringkat 129 Fortune SEA 500 2026, Naik 115 Posisi


bekasi, 19 juni 2026 - Perusahaan emas Indonesia, PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), mencatat pencapaian signifikan dengan menembus peringkat 129 dalam daftar Fortune Southeast Asia 500 Tahun 2026. Posisi tersebut naik 115 peringkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di urutan 244.


Daftar Fortune Southeast Asia 500 merupakan pemeringkatan tahunan yang menampilkan 500 perusahaan terbesar di Asia Tenggara berdasarkan pendapatan. Pada 2026, ambang batas untuk masuk dalam daftar tersebut meningkat menjadi 440 juta dolar AS atau sekitar Rp7,9 triliun, mencerminkan persaingan yang semakin ketat di tingkat regional.


Direktur Utama HRTA, Sandra Sunanto, menyatakan bahwa keberhasilan perusahaan bertahan dalam daftar Fortune Southeast Asia 500 selama tiga tahun berturut-turut menjadi bukti konsistensi strategi pertumbuhan jangka panjang yang dijalankan perseroan.


Peningkatan peringkat ini didorong oleh kinerja keuangan yang kuat sepanjang 2025. HRTA membukukan pendapatan sebesar Rp44,55 triliun atau tumbuh 144,39 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, laba bersih tercatat mencapai Rp978,49 miliar, meningkat 121,29 persen secara tahunan.


Selain didukung kenaikan harga emas, Fortune juga menilai pertumbuhan HRTA ditopang oleh pengembangan ekosistem bisnis emas yang terintegrasi. Perseroan terus memperkuat kapasitas operasional, memperluas jaringan distribusi, meningkatkan rantai pasok bahan baku dalam negeri, serta mengembangkan ekosistem bullion nasional.


Memasuki 2026, HRTA menargetkan perolehan sertifikasi London Bullion Market Association (LBMA) sebagai bagian dari upaya meningkatkan standar kualitas dan tata kelola yang diakui secara internasional.


Dengan berbagai langkah ekspansi tersebut, HRTA semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu pelaku utama industri emas nasional, baik di segmen perhiasan maupun emas batangan.


Sumber : kompas.com

Editor : rey

Share:

Tiga Pengedar Narkoba Ditangkap di Jaktim dan Tangsel, Polisi Sita Sabu hingga Tembakau Sintetis


Bekasi, 16 Juni 2026 - Polda Metro Jaya menangkap tiga pria yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika di wilayah Tangerang Selatan dan Jakarta Timur. Ketiga pelaku berinisial IN (33), IB (30), dan A (20) diamankan oleh Direktorat Reserse Narkoba pada 5 Juni 2026.


Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menyampaikan, penangkapan berawal dari informasi masyarakat terkait dugaan peredaran sabu di kawasan Pondok Aren, Tangerang Selatan. Dari tangan pelaku IN, polisi menyita sabu seberat 20,92 gram, timbangan digital, serta perlengkapan pengemasan narkoba.


Hasil pemeriksaan telepon genggam pelaku mengungkap dugaan penggunaan metode “mapping” atau sistem tempel untuk menyimpan dan mendistribusikan barang di sejumlah titik di Tangerang Selatan.


Pada hari yang sama, polisi juga menangkap IB dan A di kawasan Kampung Melayu, Jakarta Timur. Keduanya diduga memproduksi tembakau sintetis serta mengedarkan pil ekstasi dan obat keras tertentu.


Dari lokasi penggeledahan, petugas menyita empat botol cairan bibit tembakau sintetis, tiga paket tembakau sintetis siap edar, 30 butir pil ekstasi, serta lebih dari satu kilogram tembakau yang diduga akan digunakan sebagai bahan baku produksi.


Selain itu, polisi menemukan sejumlah peralatan yang diduga digunakan untuk proses produksi, seperti mixer, alat suntik, tabung ukur, timbangan digital, alkohol, dan bahan campuran lainnya.


Saat ini, ketiga tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Ditresnarkoba Polda Metro Jaya untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.


Sumber: TribunJakarta.com

Editor: Rey

Share:

ART Diduga Kabur Bawa Emas dan Barang Berharga Majikan di Bekasi, Kerugian Capai Rp100 Juta


Bekasi, 16 Juni 2026 -  Seorang asisten rumah tangga (ART) berinisial AD diduga membawa kabur sejumlah barang berharga milik majikannya di kawasan Masurraya Residence, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi. Akibat kejadian tersebut, korban berinisial D mengaku mengalami kerugian yang ditaksir melebihi Rp100 juta.


Peristiwa itu diketahui pada Sabtu (13/6/2026) saat rumah dalam keadaan kosong karena ditinggal penghuni. Saat kembali ke rumah, korban mendapati ART yang bekerja di kediamannya sudah tidak berada di lokasi dan tidak dapat dihubungi.


Korban mengaku mulai curiga setelah mengetahui sejumlah barang berharga milik keluarga juga hilang. Barang yang dilaporkan raib antara lain perhiasan, emas, serta sebuah koper milik keluarga.


Menurut keterangan korban, terduga pelaku diduga meninggalkan rumah sambil membawa koper milik majikannya ketika penghuni rumah sedang tidak berada di tempat.


Merasa dirugikan, korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Metro Bekasi Kota. Laporan telah diterima dan saat ini kasusnya tengah dalam penanganan penyidik untuk proses penyelidikan lebih lanjut.


Hingga kini, keberadaan AD masih belum diketahui dan korban mengaku belum menerima kabar apa pun dari yang bersangkutan sejak peristiwa tersebut terjadi.


Sumber: TribunBekasi.com

Editor: Rey

Share:

Tapa Bisu Malam Satu Suro, Tradisi Hening Sarat Makna di Yogyakarta


 Bekasi, 16 Juni 2026 - Yogyakarta memiliki tradisi unik dalam menyambut Tahun Baru Jawa, yakni Tapa Bisu pada Malam Satu Suro. Berbeda dengan perayaan tahun baru yang identik dengan keramaian, tradisi ini dijalankan dalam suasana hening sebagai bentuk refleksi diri dan pendekatan spiritual kepada Tuhan.


Tapa Bisu merupakan laku berdiam diri tanpa berbicara yang mengajarkan pengendalian diri, ketenangan batin, dan introspeksi. Tradisi ini menjadi bagian penting dari ritual Mubeng Beteng, yaitu berjalan kaki mengelilingi benteng Keraton Yogyakarta tanpa mengucapkan sepatah kata pun.


Sebelum prosesi dimulai, peserta biasanya mengikuti lantunan tembang macapat yang berisi doa, nasihat, dan pesan moral. Tembang tersebut menjadi persiapan batin sebelum memasuki ritual keheningan.


Dalam prosesi Mubeng Beteng, peserta berjalan dengan khidmat sambil merenungkan perjalanan hidup selama setahun terakhir. Momen ini dimanfaatkan untuk berdoa, memohon ampunan, serta menyusun harapan dan niat baik untuk tahun yang akan datang.


Meski diikuti ribuan orang, suasana tetap tenang dan penuh kekhusyukan. Tradisi yang terus dilestarikan ini menjadi simbol kearifan budaya Jawa yang menempatkan keheningan sebagai sarana refleksi dan pendewasaan diri.


Editor: Rey

Sumber:  Kompas.com⁠

Share:

Realisasi PAD Kabupaten Bekasi Baru 35 Persen, Daya Beli Masyarakat Jadi Tantangan


Bekasi, 15 Juni 2026 – Pemerintah Kabupaten Bekasi mencatat realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga pertengahan Juni 2026 mencapai sekitar Rp1,313 triliun atau 35 persen dari target tahunan. Rendahnya capaian tersebut salah satunya dipengaruhi melemahnya daya beli masyarakat di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok dan bahan bakar minyak (BBM).


Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bekasi, Iwan Ridwan, mengatakan kondisi ekonomi yang sedang menghadapi berbagai tantangan membuat sebagian masyarakat lebih memprioritaskan kebutuhan sehari-hari dibandingkan kewajiban perpajakan.


Menurutnya, sumber PAD terbesar masih berasal dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), serta Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) dari sektor makanan dan minuman, hotel, dan listrik.


Untuk meningkatkan penerimaan daerah, Bapenda terus menjalankan berbagai strategi, seperti pelayanan keliling pembayaran PBB hingga ke desa-desa, operasi kepatuhan pajak kendaraan bermotor bersama instansi terkait, serta koordinasi dengan PLN dalam pendataan pelanggan listrik.


Iwan juga menjelaskan bahwa sektor BPHTB masih sangat bergantung pada aktivitas transaksi jual beli tanah dan bangunan yang bersifat fluktuatif. Selain itu, dinamika sektor usaha, khususnya kuliner, turut memengaruhi potensi penerimaan pajak karena banyak usaha yang buka dan tutup dalam waktu relatif singkat.


Meski menghadapi tantangan ekonomi, Bapenda menegaskan akan terus mengoptimalkan pendapatan daerah melalui pemantauan kondisi ekonomi, evaluasi rutin, serta koordinasi dengan berbagai pihak guna mencapai target PAD tahun 2026.


Sumber: TribunBekasi.com

Editor: Rey


 

Share:

Mahasiswa UBK Gelar Aksi di Istana Negara, Soroti Enam Isu Kebijakan Nasional


 Bekasi, 15 Juni 2026 – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari sejumlah fakultas di Universitas Bung Karno (UBK) dijadwalkan menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (15/6/2026).


Aksi yang diperkirakan diikuti sekitar 200 mahasiswa tersebut melibatkan perwakilan dari Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, FISIP, serta Fakultas Ilmu Komputer UBK. Sejumlah organisasi mahasiswa dari kampus lain juga disebut telah berkoordinasi dan berpotensi bergabung.


Dalam aksi tersebut, mahasiswa membawa enam tuntutan, yakni evaluasi sementara program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih, peninjauan kembali Undang-Undang Kepolisian RI, penghentian praktik militerisme dan penguatan supremasi sipil, upaya menjaga stabilitas rupiah dan ekonomi nasional, pemenuhan hak pendidikan yang inklusif dan terjangkau, serta peninjauan kebijakan kenaikan harga BBM.


Massa aksi dijadwalkan berkumpul di Kampus UBK, Cikini, sekitar pukul 10.00 WIB sebelum bergerak menuju Istana Negara dan memulai demonstrasi pada pukul 11.00 WIB.


Penyelenggara menyatakan telah menyampaikan pemberitahuan aksi kepada Polda Metro Jaya. Kepolisian disebut mengimbau agar demonstrasi berlangsung secara tertib, aman, dan tidak mengandung unsur provokasi maupun tindakan anarkis.


Sumber: TribunBekasi.com

Editor: Rey

Share:

Gen Z Soroti Fasilitas Pejalan Kaki Jelang HUT ke-499 Jakarta


 Bekasi, 15 Juni 2026 – Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta, sejumlah generasi muda menyoroti masih kurang optimalnya fasilitas bagi pejalan kaki di ibu kota. Salah satunya disampaikan Vienna (20), mahasiswi Universitas Indonesia, yang berharap Jakarta menjadi kota yang lebih aman dan nyaman untuk berjalan kaki.


Menurut Vienna, persoalan tidak hanya terletak pada keterbatasan jumlah trotoar, tetapi juga pada penggunaan fasilitas pedestrian yang kerap terganggu oleh aktivitas lain, seperti pedagang maupun kendaraan yang memasuki area pejalan kaki. Kondisi tersebut dinilai mengurangi kenyamanan dan keamanan masyarakat saat beraktivitas di ruang publik.


Di sisi lain, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan sejumlah program khusus dalam rangka perayaan HUT ke-499 Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengumumkan layanan transportasi umum akan digratiskan selama dua hari, yakni pada 27–28 Juni 2026.


Kebijakan tersebut bertujuan mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum yang kini semakin terintegrasi, termasuk layanan MRT Jakarta, LRT Jakarta, dan Transjakarta.


Selain transportasi umum, Pemprov DKI juga berencana menggratiskan akses ke sejumlah destinasi wisata dan fasilitas publik, seperti kawasan Ancol, Taman Margasatwa Ragunan, serta museum yang dikelola pemerintah daerah.


Pemerintah berharap program tersebut dapat meningkatkan pemanfaatan fasilitas publik sekaligus menjadi bagian dari perayaan HUT ke-499 Jakarta yang mengusung semangat menuju kota global yang lebih inklusif dan nyaman bagi seluruh warga.


Sumber: Tribunnews.com

Editor: Rey

Share:

BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI, Soroti Kenaikan BBM dan Kebijakan Pemerintah


Bekasi, 12 Juni 2026 – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari berbagai fakultas di Universitas Indonesia dijadwalkan menggelar aksi demonstrasi di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Jumat (12/6/2026) pukul 10.00 WIB.


Aksi yang diperkirakan diikuti sekitar 1.500 mahasiswa tersebut merupakan hasil konsolidasi internal BEM seluruh fakultas UI. Ketua BEM Fakultas Hukum UI, Anandaku Dimas Rumi Chattaristo, menyatakan terdapat lima tuntutan utama yang akan disampaikan kepada pemerintah.


Lima tuntutan tersebut meliputi penghentian pemborosan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), penurunan harga kebutuhan pokok dan bahan bakar minyak (BBM), evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih, penghentian praktik militerisme di ranah sipil, serta desakan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk mengakui kesalahan pemerintah dan tidak menghindari kritik publik.


Menurut Dimas, aksi tersebut terbuka bagi mahasiswa lintas kampus maupun masyarakat umum yang ingin bergabung. Ia juga menegaskan bahwa demonstrasi tidak terafiliasi dengan kelompok massa tertentu.


Aksi ini berlangsung di tengah penyesuaian harga BBM non-subsidi yang dilakukan oleh  Pertamina⁠ mulai 10 Juni 2026. Kenaikan harga sejumlah jenis BBM, termasuk Pertamax, menjadi salah satu isu yang mendapat sorotan dalam demonstrasi tersebut.


Editor: Rey

Sumber: TribunBekasi.com


 

Share:

Harga Emas Antam 12 Juni 2026 Stabil di Rp2.689.000 per Gram


 Bekasi, 12 Juni 2026 – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) atau Antam pada Jumat (12/6/2026) terpantau stabil di level Rp2.689.000 per gram.


Berdasarkan informasi dari laman resmi Logam Mulia yang dipantau pada pukul 05.28 WIB, harga emas Antam belum mengalami perubahan dibandingkan posisi perdagangan Kamis (11/6/2026).


Sementara itu, pembelian emas batangan tetap dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sesuai ketentuan yang berlaku. Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34 Tahun 2017, tarif PPh 22 sebesar 0,9 persen dari nilai pembelian. Namun, bagi pembeli yang menyertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), tarif pajak menjadi 0,25 persen sesuai PMK Nomor 38 Tahun 2023.


Setiap transaksi pembelian emas akan disertai bukti pemotongan PPh 22. Adapun untuk transaksi buyback atau penjualan kembali emas ke Antam dengan nilai di atas Rp10 juta, dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen bagi pemilik NPWP dan 3 persen bagi yang tidak memiliki NPWP. Pajak tersebut dipotong langsung dari total nilai buyback.


Editor: Rey

Sumber: TribunBekasi.com

Share:

Berita Populer