Begal Bersenjata Tajam Lukai Pedagang Sayur di Cakung, Motor Scoopy Raib

Jakarta Timur, 26 September 2025 – Seorang pedagang sayur menjadi korban begal di Jalan Pulo Kambing Raya, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Kamis (25/9/2025) sekitar pukul 06.00 WIB. Sepeda motor Honda Scoopy miliknya berhasil dibawa kabur kawanan pelaku.

Menurut keterangan saksi keamanan setempat, Sutrimo, aksi tersebut dilakukan empat orang yang berboncengan di dua sepeda motor sambil membawa senjata tajam. Korban sempat melawan dan mendorong pelaku, namun salah satu pelaku kemudian mengayunkan celurit ke arah punggung korban hingga terluka.

Korban berteriak meminta pertolongan, tetapi situasi jalan yang masih sepi membuat warga sekitar tak sempat menolong. Dalam hitungan detik, para pelaku kabur meninggalkan lokasi dengan membawa sepeda motor korban.

“Korban langsung kami bawa ke rumah sakit,” kata Sutrimo, Jumat (26/9/2025). Ia menambahkan, kawasan tersebut rawan kejahatan pada dini hari hingga pagi dan kerap terjadi pembegalan serupa.

Polisi kini tengah menyelidiki kasus ini untuk memburu para pelaku.

Sumber : warta kota
Editor : Tia
Share:

Awal Mula Turbulensi Kuota Haji Indonesia

25 September 2025 – Polemik kuota haji Indonesia ternyata berakar sejak 2019. Saat itu, Duta Besar RI untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel mengaku mengirim surat langsung kepada Raja Salman dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS) untuk memperjuangkan tambahan kuota bagi jamaah Indonesia.

Pada musim haji 2019, Indonesia mendapat kuota resmi 231.000 jamaah, terdiri dari 214.000 haji reguler, 17.000 haji khusus, dan 4.200 visa mujamalah. Dalam suratnya, Agus juga menyampaikan permintaan Presiden Joko Widodo agar kuota tahun berikutnya ditambah 29.000 sehingga total mencapai 250.000 jamaah, khususnya untuk lansia dan mengurangi antrean panjang.

Agus menyebut langkahnya menulis surat langsung ke Royal Court Saudi dilakukan setelah mendapat izin khusus. Sepanjang bertugas hingga akhir 2021, ia mengirim sekitar 40 surat dan semuanya dibalas resmi oleh Raja Salman.

Terkait penyelidikan KPK soal penyelenggaraan haji, Agus menegaskan hanya berperan memperjuangkan tambahan kuota. “Kalau upaya menambah kuota dianggap salah, berarti saya bagian dari itu,” ujarnya.


Sumber : detikcom
Editor : Tia
Share:

Oknum TNI yang Bawa Senjata dan Mengamuk di Bank Gowa Kini Diperiksa Pomdam

Oknum prajurit TNI AD berinisial Praka S yang sempat mengamuk sambil membawa senjata di salah satu kantor cabang bank di Gowa, Sulawesi Selatan, kini telah diamankan dan menjalani pemeriksaan intensif di Polisi Militer Kodam (Pomdam) XIV Hasanuddin.

Praka S tercatat sebagai anggota Divisi Infanteri 3 Komando Strategis Angkatan Darat (Divif 3 Kostrad). “Benar, dia anggota kami,” kata Pejabat Sementara Kepala Penerangan Divif 3 Kostrad, Lettu CPL Yogi, Kamis (25/9/2025).

Menurut Yogi, Praka S sempat diperiksa di markas Divif 3 Kostrad sebelum diserahkan ke Pomdam untuk proses penyelidikan lebih lanjut. “Sudah diamankan dan diserahkan ke Pomdam,” jelasnya.

Kapendam XIV Hasanuddin, Kolonel Kav Budi Wirman, juga membenarkan insiden tersebut. Ia menyebut, setelah ditangkap oleh anggota Kodim 1409 Gowa, pelaku bersama senjata laras panjang yang dibawanya langsung dibawa ke Divif 3 Kostrad sebelum akhirnya diserahkan ke Polisi Militer.

“Benar ada insiden di kantor cabang bank di Gowa. Pelaku dan senjatanya sudah kami serahkan ke satuannya untuk diproses lebih lanjut,” kata Budi di Makodam XIV Hasanuddin.

Sumber : liputan6
Editor : Tia
Share:

Berita Populer