Terungkap, Bakteri Jadi Penyebab Keracunan Massal MBG di Bandung Barat

Bandung Barat, 28 September 2025 – Kasus keracunan massal program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bandung Barat akhirnya terungkap. Sebanyak 1.333 orang menjadi korban usai menyantap menu MBG di Kecamatan Cipongkor. Selain itu, 657 warga Garut juga mengalami gejala serupa setelah menerima jatah makanan dari program yang sama.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Bandung Barat, Lia N. Sukandar, mengatakan sebagian pasien yang sempat pulih kembali datang ke posko karena gejala muncul lagi. “Ada yang sudah membaik, tapi kambuh karena di rumah konsumsi makanan lain seperti ayam goreng dan jeruk,” ujarnya. Lia menegaskan petugas kini diwajibkan memberi edukasi agar pasien menjaga pola makan pasca-pemulihan.

Dari hasil uji laboratorium, Kepala Labkesda Jabar, dr. Ryan Bayusantika Ristandi, menyebut penyebab keracunan berasal dari bakteri Salmonella dan Bacillus cereus yang ditemukan pada sampel makanan MBG. Bakteri ini berkembang akibat penyimpanan makanan terlalu lama pada suhu ruang.

“Jika makanan dibiarkan lebih dari enam jam tanpa pengendalian suhu, bakteri sangat cepat tumbuh,” jelas Ryan. Ia menekankan pentingnya higienitas dapur, mulai dari penggunaan air bersih, suhu penyimpanan, hingga kebersihan petugas.

Dinas Kesehatan Jawa Barat mengingatkan agar pengelola MBG memperketat standar keamanan pangan untuk mencegah insiden serupa terulang.

Sumber : detik news
Editor : Tia
Share:

Trump Umumkan 20 Poin Rencana Akhiri Perang Gaza

Washington, 30 September 2025 – Presiden Amerika Serikat Donald Trump merilis 20 poin rencana perdamaian untuk mengakhiri konflik berkepanjangan di Gaza yang sudah berlangsung hampir dua tahun.

Rencana itu diumumkan Trump di hadapan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, yang memberi dukungan dengan sikap hati-hati. Dalam proposalnya, Trump menekankan pembebasan sandera yang ditahan Hamas, demiliterisasi Gaza, hingga pembangunan kembali wilayah tersebut bagi rakyat Palestina.

Gedung Putih menyebut, poin-poin itu juga mencakup pengiriman bantuan kemanusiaan tanpa hambatan, pembentukan pemerintahan transisi teknokratis di Gaza, serta pendirian badan internasional bernama Dewan Perdamaian yang akan diawasi langsung oleh Trump bersama sejumlah tokoh dunia.

Selain itu, rencana tersebut menjamin Israel tidak akan mencaplok Gaza, dengan penarikan pasukan dilakukan secara bertahap. Gaza juga akan diarahkan menjadi zona bebas teror yang aman bagi negara tetangga dan warganya.

“Jika proposal ini diterima, perang akan segera berakhir,” ujar Trump sebagaimana dikutip AFP.

Meski begitu, mekanisme pelaksanaan rencana ini masih menunggu kesepakatan kedua belah pihak serta dukungan komunitas internasional.

Sumber : detik news
Editor : Tia
Share:

Istana Upayakan Solusi Usai Cabut Kartu Pers Jurnalis CNN yang Tanya Keracunan MBG

Jakarta, 28 September 2025 – Istana Kepresidenan tengah mencari jalan keluar terkait pencabutan kartu pers jurnalis CNN Indonesia yang sebelumnya mengajukan pertanyaan soal kasus keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada Presiden Prabowo Subianto.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan langkah tersebut seusai menghadiri rapat di kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara 4, Jakarta Selatan, Minggu malam. “Kami sedang mencari jalan keluar terbaik agar masalah ini bisa terselesaikan secara baik dan adil,” kata Prasetyo kepada wartawan.

Menurut Prasetyo, pihaknya sudah menginstruksikan Biro Pers, Media, dan Informasi (BPMI) Sekretariat Presiden untuk segera berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk CNN Indonesia. Komunikasi ini diharapkan dapat membuka ruang dialog dan menemukan penyelesaian yang tidak merugikan kedua belah pihak.

“Besok kami sudah meminta Biro Pers untuk mengupayakan komunikasi dengan semua pihak yang terlibat agar bisa ditemukan solusi terbaik. Prinsipnya kita bangun komunikasi bersama,” jelasnya.

Kasus ini bermula ketika jurnalis CNN Indonesia mengajukan pertanyaan kepada Presiden Prabowo mengenai maraknya laporan keracunan di sejumlah lokasi program MBG. Setelah kejadian itu, kartu pers resmi milik jurnalis tersebut dicabut, memicu sorotan publik dan kritik dari kalangan media serta organisasi kebebasan pers.

Istana menegaskan tetap menghormati kebebasan pers dan akan mengupayakan agar polemik ini tidak berlarut. “Kami pastikan hak-hak jurnalis tetap diperhatikan dan komunikasi antara pemerintah dengan media tetap terjalin baik,” tutup Prasetyo.

Sumber : kompascom
Editor : Tia
Share:

Berita Populer