Babe News - Bekasi, Minggu (12/10/2025), Kebakaran hebat melanda deretan bangunan di Jalan Raya Mustika Sari, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, pada Minggu sore. Api yang dengan cepat menjalar tersebut menghanguskan beberapa unit bangunan seperti bengkel AC, warung tegal (warteg), lapak rongsok, serta beberapa kontrakan warga di sekitar lokasi kejadian.
Kepala Pleton B Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi, Haryanto, menjelaskan bahwa kebakaran diduga kuat dipicu oleh pembakaran sampah yang ditinggalkan dalam keadaan masih menyala. Api yang semula kecil, kemudian merambat ke bangunan di sekitarnya yang sebagian besar terbuat dari bahan mudah terbakar.
"Dugaan sementara sumber api berasal dari pembakaran sampah yang ditinggal begitu saja. Karena kondisi angin cukup kencang dan banyak material yang mudah terbakar, api cepat sekali merambat,” jelas Haryanto saat dikonfirmasi di lokasi kejadian, Minggu (12/10/2025).
Menurut Haryanto, api dengan cepat membesar dan menghanguskan area sekitar 600 meter persegi, dengan luas bangunan yang terbakar mencapai sekitar 300 meter persegi. Beberapa bangunan yang terdampak di antaranya lapak barang rongsok, kontrakan warga, bengkel AC, serta warteg yang beroperasi di pinggir jalan utama tersebut.
Sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi untuk mengendalikan api. Proses pemadaman berlangsung selama kurang lebih satu jam, namun sempat mengalami kendala karena ramainya warga yang berkerumun di sekitar area kebakaran, sehingga memperlambat pergerakan petugas di lapangan.
“Kami agak kesulitan di awal karena banyak warga yang menonton di sekitar lokasi. Tapi alhamdulillah setelah diberi imbauan, area bisa dikosongkan dan api akhirnya berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar satu jam,” terang Haryanto.
Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa maupun luka akibat kejadian tersebut. Namun, kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp200 juta, mencakup bangunan, peralatan bengkel, serta perabotan warteg yang ikut hangus terbakar.
Sementara itu, Agus (38), salah seorang warga sekitar yang menjadi saksi mata, menuturkan bahwa api pertama kali terlihat muncul dari bagian belakang lapak rongsok. Menurutnya, tiupan angin yang cukup kencang membuat api cepat membesar dan menjalar ke bangunan di sekitarnya.
“Awalnya api kecil di belakang lapak, tapi karena anginnya kencang banget dan banyak barang mudah kebakar, langsung nyambar ke warteg sama bengkel. Orang-orang panik, banyak pengendara berhenti karena asapnya tebal banget,” ujar Agus.
Kondisi jalan yang cukup padat pada saat kejadian sempat membuat arus lalu lintas tersendat. Asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dan bisa dilihat dari kejauhan. Beberapa pengendara bahkan memilih menepi untuk menghindari kobaran api yang sempat mendekati jalur utama.
Pihak Disdamkarmat Kota Bekasi kini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Haryanto juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan, terutama di area padat penduduk, karena hal tersebut berisiko menimbulkan kebakaran serupa.
“Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak membakar sampah di lahan terbuka tanpa pengawasan. Kondisi kering dan angin yang tidak menentu bisa memicu kebakaran besar seperti ini,” pungkas Haryanto.
Sumber : tribunnews
Editor : Tia