Terungkap! Fakta-fakta Penemuan Mayat Mutilasi di Freezer Kios Ayam Geprek Bekasi

Babe News - Bekasi, 31/03/2026. Kasus penemuan jasad pria dalam kondisi termutilasi di dalam freezer kios ayam geprek di Serang Baru, Kabupaten Bekasi, terus menjadi perhatian. Korban diketahui berinisial AH, seorang pekerja sekaligus petugas keamanan di lokasi tersebut.
Berikut sejumlah fakta yang terungkap dari kasus ini:
Ditemukan Pemilik Usaha Usai Mudik
Peristiwa ini terungkap pada Senin (30/3) pagi, saat pemilik kios baru kembali dari mudik di Cilacap. Ia merasa curiga karena mencium bau tidak sedap dari arah freezer yang terkunci. Saat dibuka, ia terkejut menemukan jasad korban yang sudah tidak utuh, tersimpan di antara daging ayam beku.
Kondisi Korban Tidak Utuh dan Dibungkus
Saat ditemukan, tubuh korban sudah dalam kondisi mengenaskan karena bagian tangan dan kaki tidak ada. Jasad tersebut juga diketahui telah dibungkus menggunakan kain dan plastik sebelum dimasukkan ke dalam freezer.
Pemilik kios menyebut korban merupakan pekerja lepas sekaligus petugas keamanan di lingkungan ruko tersebut. Ia juga mengaku kehilangan kontak dengan korban sejak Jumat (27/3).
Barang Operasional Ikut Hilang
Selain penemuan jasad, pemilik kios juga melaporkan hilangnya dua unit sepeda motor yang biasa digunakan untuk operasional, serta sejumlah uang tunai. Hingga kini, belum dipastikan apakah kehilangan tersebut berkaitan langsung dengan kasus pembunuhan.
Pelaku Ternyata Rekan Kerja Korban
Pihak kepolisian berhasil mengungkap bahwa pelaku merupakan dua orang yang bekerja di tempat yang sama dengan korban. Keduanya berinisial S (27) dan DS alias ANS (24), yang masing-masing berperan sebagai pelayan dan juru masak di kios tersebut.
Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Abdul Rahim, membenarkan bahwa kedua pelaku telah diamankan dan kini tengah menjalani pemeriksaan intensif.
Potongan Tubuh Ditemukan di Wilayah Bogor
Dari hasil pengembangan kasus, polisi juga menemukan bagian tubuh korban yang sebelumnya hilang di wilayah Cariu, Bogor, Jawa Barat. Temuan ini menjadi bagian penting dalam proses penyelidikan.
Meski sejumlah fakta telah terungkap, pihak kepolisian masih terus mendalami kronologi lengkap serta motif di balik aksi keji tersebut.

Sumber : CNN Indonesia
Editor : Tia
Share:

Ngaku Aparat saat Lawan Arah, Pemotor di Cakung Diamankan Polisi dan Sampaikan Permintaan Maaf

Babe News - Bekasi, 30/03/2026. Aksi seorang pengendara motor yang melawan arah di Jalan Raya Bekasi KM 21, Cakung Barat, Jakarta Timur, viral di media sosial. Dalam video yang beredar, pengendara tersebut sempat mengaku sebagai aparat saat ditegur oleh pengguna jalan lain.
Peristiwa itu terjadi pada Kamis (26/3/2026). Dalam rekaman video, terlihat seorang pengendara motor yang melaju dari arah berlawanan tanpa mengenakan helm. Aksinya kemudian dihentikan oleh pengendara lain yang merasa tindakan tersebut membahayakan.
Saat ditegur, pengendara yang diketahui bernama Farhan Fujianto justru merespons dengan nada tinggi. Ia berdalih hanya ingin menuju sebuah minimarket yang jaraknya tidak jauh. Meski sudah diingatkan bahwa melawan arah adalah pelanggaran, Farhan tetap bersikeras melanjutkan perjalanan.
Situasi sempat memanas ketika Farhan mengaku sebagai aparat dan meminta perekam membuka helmnya. Namun setelah perdebatan berlangsung, ia akhirnya memilih untuk memutar balik kendaraannya.
Menindaklanjuti video yang viral tersebut, pihak kepolisian dari Polsek Cakung melakukan penyelidikan. Hasilnya, pelaku berhasil diidentifikasi dan diamankan untuk dimintai keterangan.
Kanit Reskrim Polsek Cakung, Zen, memastikan bahwa pelaku bukan merupakan anggota aparat seperti yang diakuinya dalam video. Ia hanya warga sipil biasa yang melakukan pelanggaran lalu lintas.
Setelah diamankan, Farhan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka melalui video yang diunggah oleh pihak kepolisian. Ia mengakui kesalahannya karena melawan arus dan memberikan keterangan yang tidak benar dengan mengaku sebagai aparat.
Dalam pernyataannya, Farhan meminta maaf kepada masyarakat, pihak kepolisian, serta semua pihak yang merasa dirugikan atas kejadian tersebut. Ia juga berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya di kemudian hari.

Sumber : Kompascom
Editor : Tia
Share:

Pria di Bekasi Disiram Air Keras Saat Hendak Salat Subuh, Pelaku Masih Diburu

Babe News - Bekasi, 31/03/2026. Seorang pria berinisial T (54) menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal di kawasan Perumahan Bumi Sani, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, pada Senin (30/3/2026) sekitar pukul 04.50 WIB.
Peristiwa itu terjadi saat korban hendak berjalan menuju mushala untuk menunaikan salat subuh. Namun di tengah perjalanan, tiba-tiba korban diserang dan disiram cairan yang diduga air keras oleh pelaku yang belum diketahui identitasnya.
Kapolsek Tambun Selatan, Wuriyanti, menjelaskan bahwa setelah kejadian tersebut, korban langsung kembali ke rumah dalam kondisi kesakitan. Istri dan warga sekitar kemudian memberikan pertolongan pertama dengan menyiram bagian tubuh korban menggunakan air mengalir untuk mengurangi dampak luka.
Setelah mendapatkan penanganan awal, korban segera dibawa ke rumah sakit di wilayah Bekasi untuk menjalani perawatan medis lebih lanjut.
Pihak kepolisian yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Selain itu, petugas juga memeriksa sejumlah saksi serta mencari petunjuk yang dapat mengarah pada identitas pelaku.
Proses penyelidikan tidak hanya dilakukan oleh Polsek Tambun Selatan, tetapi juga melibatkan Satreskrim Polres Metro Bekasi. Hingga saat ini, polisi masih terus melakukan pengejaran terhadap pelaku sekaligus mendalami motif di balik aksi penyiraman tersebut.

Sumber : kompascom
Editor : Tia
Share:

Berita Populer