Pria Terjatuh ke Kali Bekasi, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Intensif

Babe News - Bekasi, 02/02/2026. Tim Search and Rescue (SAR) gabungan masih melakukan upaya pencarian terhadap seorang pria yang dilaporkan terjatuh ke aliran Kali Bekasi. Kejadian tersebut berlangsung di wilayah Desa Sukamekar, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, setelah adanya laporan dari warga setempat.
Kepala Kantor SAR Jakarta sekaligus Koordinator Operasi SAR, Desiana Kartika Bahari, menyampaikan bahwa pihaknya langsung menurunkan personel rescue dari Unit Siaga SAR Bekasi begitu menerima laporan kejadian tersebut. Langkah cepat ini dilakukan untuk meningkatkan peluang menemukan korban.
Menurut informasi yang dihimpun, korban diketahui berinisial G (25). Peristiwa nahas itu terjadi pada Senin pagi sekitar pukul 09.00 WIB. Saat kejadian, korban disebut sedang melakukan aktivitas menebang pohon di sekitar bantaran kali dengan menggunakan perahu. Namun, secara tiba-tiba korban terjatuh ke aliran Kali Bekasi dengan penyebab yang hingga kini masih belum dapat dipastikan.
Usai menerima laporan, tim SAR gabungan segera melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian. Pencarian dilakukan dengan menggunakan perahu karet menyusuri aliran kali, sekaligus pemantauan secara visual melalui jalur darat di sepanjang bantaran Kali Bekasi hingga radius kurang lebih satu kilometer dari titik awal korban dilaporkan jatuh.
Hingga berita ini diturunkan, korban masih belum ditemukan dan proses pencarian terus dilanjutkan. Tim di lapangan tetap bersiaga dengan memperhatikan kondisi arus air dan faktor keselamatan personel.
Dalam operasi pencarian ini, sejumlah unsur turut dilibatkan, di antaranya Unit Siaga SAR Bekasi, Polsek Tambelang, Babinsa, RTB, Senkom, Semut Rescue, LAI, Saka SAR, serta dukungan dari warga sekitar yang ikut membantu pemantauan di lapangan.

Sumber : kompascom
Editor : Tia
Share:

Tim SAR Temukan Ibu Rumah Tangga Tewas di Danau Tambun Selatan, Bekasi

Babe News - Bekasi, 30/01/2026. Tim Search and Rescue (SAR) gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi jenazah seorang ibu rumah tangga berinisial SN (44) yang dilaporkan tenggelam di Danau Griya Asri 2, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, pada Kamis (30/1/2026).
Peristiwa tenggelamnya korban dilaporkan ke petugas SAR pada Kamis pagi. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim SAR langsung menggelar operasi pencarian di sekitar lokasi kejadian dengan melibatkan berbagai unsur terkait. Setelah beberapa jam pencarian, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa pada sore hari sekitar pukul 16.50 WIB.
Koordinator Misi SAR, Kepala Kantor SAR Jakarta Desiana Kartika Bahari, menjelaskan bahwa jasad korban ditemukan di kedalaman sekitar dua meter, dengan jarak kurang lebih empat meter dari titik terakhir korban terlihat di permukaan danau.
“Korban ditemukan setelah tim melakukan penyelaman dan penyisiran intensif di area sekitar lokasi kejadian,” ujarnya.
Proses Evakuasi dan Metode Pencarian
Dalam operasi pencarian, tim SAR membagi personel ke dalam dua kelompok. Satu tim melakukan penyelaman di titik yang diperkirakan sebagai lokasi tenggelamnya korban, sementara tim lainnya melakukan penyisiran permukaan danau menggunakan perahu karet serta jangkar pencari.
Untuk mempercepat pencarian di area dengan visibilitas terbatas, tim juga mengerahkan alat pendeteksi bawah air Aqua Eye, yang membantu mendeteksi keberadaan korban di dalam air.
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Keterlibatan Banyak Pihak
Operasi SAR ini melibatkan puluhan personel dari berbagai instansi, antara lain Kantor SAR Jakarta melalui Unit Siaga SAR Bekasi, Polsek Tambun Selatan, Babinsa Sumber Jaya Koramil Tambun, SAR Brimob Cikarang, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi.
Selain itu, sejumlah organisasi relawan turut membantu proses pencarian, seperti KORGAD Rescue, Semut Rescue, Lingkaran Peduli, Al Aqso, Hirpala, Pendekar Rescue, Eslan Rescue, Sigap Persis, Katana Jatimulya, serta warga setempat yang ikut memberikan dukungan di lapangan.

Sumber : antara news
Editor : Tia
Share:

Kali Bekasi Meluap, Permukiman di Bekasi Selatan dan Bekasi Timur Terendam

Babe News - Bekasi, 29/01/2026. Sejumlah kawasan permukiman yang berada di bantaran Kali Bekasi terendam banjir pada Rabu malam, 28 Januari 2026. Genangan air muncul akibat meningkatnya Tinggi Muka Air (TMA) sungai yang menerima kiriman debit air dari wilayah hulu.
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bekasi, Idham Kholid, menjelaskan bahwa kenaikan TMA Kali Bekasi dipicu oleh aliran air dari Sungai Cileungsi dan Cikeas yang berada di wilayah hulu. Aliran tersebut kemudian bermuara di Daerah Aliran Sungai (DAS) Bekasi dan menyebabkan luapan air ke permukiman warga.
“Benar, malam ini sebagian wilayah Kota Bekasi terdampak kiriman air dari hulu, yaitu dari Cileungsi dan Cikeas, sehingga debit di Kali Bekasi meningkat,” ujar Idham saat dikonfirmasi, Rabu (28/1/2026).
Hingga malam hari, BPBD Kota Bekasi mencatat setidaknya dua lokasi yang terdampak banjir. Lokasi pertama berada di RT 02 RW 02, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan, dengan ketinggian air sekitar 40 sentimeter. Sementara lokasi kedua berada di Gang Mawar, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, dengan genangan berkisar 30 hingga 40 sentimeter.
Idham menuturkan bahwa pihaknya telah melakukan langkah antisipasi sejak sore hari dengan memberikan peringatan dini kepada warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai. Warga diminta untuk bersiap menghadapi kemungkinan banjir, termasuk memindahkan kendaraan dan menyelamatkan dokumen penting.
“Sejak pukul 20.00 WIB, kami sudah mengimbau warga agar bersiap, memindahkan kendaraan, dan mengamankan barang serta dokumen penting,” jelasnya.
Selain imbauan langsung, sistem peringatan dini berupa sirine juga diaktifkan di beberapa wilayah rawan banjir, seperti Gang Mawar, Kampung Lengkak, dan Kampung Lebak Teluk Pucung. Bunyi sirine tersebut bertujuan untuk mengingatkan warga agar segera bersiap jika debit air terus meningkat.
BPBD Kota Bekasi terus melakukan pemantauan kondisi TMA Kali Bekasi dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengantisipasi kemungkinan banjir meluas ke wilayah lain.

Sumber : kompascom
Editor : Tia
Share:

Berita Populer