Heboh Lagi Taman Kota Cawang Jadi Sarang Asusila Sesama Lelaki

Babe News - Jakarta, 28/02/2026. Ruang terbuka hijau Taman Kota Cawang di Jakarta Timur kembali menjadi perhatian publik. Lokasi yang seharusnya dimanfaatkan sebagai area rekreasi dan olahraga itu diduga kerap disalahgunakan untuk aktivitas asusila sesama lelaki.
Menanggapi laporan dan keluhan warga, Pemerintah Kota Jakarta Timur bergerak cepat dengan melakukan penertiban di kawasan tersebut. Dua akses masuk taman ditutup sebagai langkah awal untuk meminimalisir potensi penyalahgunaan fungsi ruang publik.
Camat Makasar, Dimas Prayudi, menjelaskan bahwa penertiban dilakukan secara terpadu bersama Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut), pihak kelurahan dan kecamatan, serta unsur tiga pilar seperti Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Langkah ini diambil setelah adanya informasi dari masyarakat terkait aktivitas yang dinilai tidak sesuai dengan peruntukan taman.
Menurut Dimas, pemerintah ingin memastikan taman kembali berfungsi sebagaimana mestinya, yakni sebagai ruang terbuka hijau yang aman, nyaman, dan ramah untuk seluruh lapisan masyarakat. Penutupan sebagian akses dilakukan sebagai upaya pencegahan guna mengurangi potensi kerawanan sosial di area tersebut.
Ia juga mengajak masyarakat, khususnya warga Jakarta Timur, untuk ikut menjaga dan memanfaatkan fasilitas umum sesuai fungsinya. Pemerintah menilai peran aktif warga sangat penting agar taman kota tetap menjadi tempat yang positif dan bermanfaat.

Sumber : detikcom
Editor : Tia
Share:

Diduga Sakit Hati Karena Cinta Ditolak, Mahasiswa UIN Suska Riau Bacok Rekan Kampus di Ruang Sidang

Babe News - Riau, 27/02/2026. Insiden kekerasan terjadi di lingkungan kampus Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau pada Kamis (26/2/2026) sekitar pukul 07.30 WIB. Seorang mahasiswa berinisial Reyhan Mufazar (22) diduga menyerang mahasiswi Fakultas Hukum, Farradila Ayu Pramesti (23), menggunakan kapak saat korban tengah menjalani seminar proposal (sempro).
Peristiwa tersebut berlangsung di ruang sidang kampus dan mengejutkan civitas akademika yang berada di lokasi. Saat kejadian, korban diketahui sedang mempresentasikan proposal penelitiannya. Situasi mendadak berubah mencekam ketika pelaku datang dan melakukan penyerangan.
Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Zahwani Pandra, menyampaikan bahwa dugaan sementara motif tindakan tersebut dipicu rasa sakit hati karena pelaku tidak terima cintanya ditolak oleh korban. Meski demikian, penyidik masih terus mendalami kasus ini untuk memastikan latar belakang kejadian secara menyeluruh.
Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka bacok di bagian tangan dan kepala. Ia segera dilarikan ke RS Bhayangkara Polda Riau untuk mendapatkan penanganan medis intensif. Pihak kepolisian menyebut kondisi korban saat ini mulai membaik setelah mendapatkan perawatan.
Sementara itu, aparat telah memasang garis polisi di sekitar lokasi kejadian guna kepentingan penyelidikan. Pelaku sendiri sudah diamankan dan kini berada di Polsek Binawidya, Pekanbaru, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Sumber : kompascom
Editor : Tia
Share:

Cegah Longsor dan Percantik Kawasan, Pemkot Bekasi Bangun Tanggul di Jalan Alinda

Babe News - Bekasi, 27/02/2026. Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) tengah mempercepat pembangunan tanggul di sepanjang Jalan Alinda, Bekasi Utara. Proyek ini ditargetkan selesai sebelum Idul Fitri 1447 H agar masyarakat dapat merasakan manfaatnya saat momen Lebaran.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada Kamis (26/2/2026), aktivitas pengerjaan terlihat cukup intens. Alat berat dikerahkan untuk mengeruk aliran kali, sementara para pekerja tampak menyusun dan memasang batu kali di sepanjang bantaran sebagai struktur penahan.
Salah satu pekerja di lokasi, Paimin (23), menjelaskan bahwa pembangunan ini merupakan kelanjutan dari proyek sebelumnya. Untuk tahap saat ini, pemasangan batu kali sudah berjalan selama dua hari dengan panjang pengerjaan sekitar 200 meter.
Menurutnya, tanggul tersebut dibangun untuk memperkuat sisi jalan yang sebelumnya belum memiliki penahan yang memadai. Kondisi itu dikhawatirkan bisa memicu longsor, terutama saat debit air meningkat. Selain sebagai pengaman, proyek ini juga menjadi bagian dari rencana pelebaran jalan dan penataan kawasan, termasuk pembangunan trotoar bagi pejalan kaki.
Setelah pengerjaan tanggul rampung, tahapan berikutnya adalah memperbaiki badan jalan yang mengalami kerusakan. Rencananya, ruas jalan yang berlubang akan diperbaiki dengan pengecoran atau pengaspalan hingga ke pertigaan depan.
Pihak pelaksana menargetkan seluruh pekerjaan, baik tanggul maupun perbaikan jalan, bisa diselesaikan sebelum Lebaran. Namun, progres pekerjaan tetap mempertimbangkan kondisi cuaca. Jika hujan turun terus-menerus, penyelesaian proyek bisa sedikit tertunda.
Respons warga sekitar terhadap pembangunan ini terbilang positif. Rudi (39), salah satu warga, mengaku senang karena kawasan terlihat lebih tertata dan tidak lagi terkesan kumuh. Sementara Putra (32) menilai keberadaan tanggul akan membantu memperlancar aliran air dan mengurangi risiko banjir di lingkungan tersebut.

Sumber : detikcom
Editor : Tia
Share:

Berita Populer