Babe News - Jakarta, 02/04/2026. Tumpukan sampah dengan ketinggian mencapai sekitar dua meter kembali terlihat di Tempat Penampungan Sementara (TPS) Kencana yang berada di kolong tol, wilayah Sungai Bambu, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Rabu (1/4/2026). Kondisi ini membuat warga sekitar resah karena bau menyengat yang menyebar hingga ke permukiman dan area usaha.
Letak TPS yang sangat dekat dengan rumah warga serta tempat usaha membuat dampaknya langsung dirasakan masyarakat. Bau tak sedap yang terus muncul dinilai sangat mengganggu aktivitas sehari-hari, terutama bagi pelaku usaha kuliner di sekitar lokasi.
Salah satu warga, Sigit Setyono, mengaku usahanya mengalami penurunan omzet akibat kondisi tersebut. Ia mengatakan banyak pelanggan merasa tidak nyaman karena aroma sampah yang cukup menyengat. Menurutnya, masalah ini sudah berlangsung sekitar dua bulan terakhir. Ia menduga terbatasnya armada pengangkut menjadi salah satu penyebab utama penumpukan sampah yang tak kunjung teratasi.
Warga pun berharap ada langkah konkret dari pemerintah, termasuk kemungkinan memindahkan lokasi TPS yang dinilai terlalu dekat dengan kawasan permukiman.
Di sisi lain, petugas TPS Kencana dari Dinas Lingkungan Hidup, Trisno Edy, menjelaskan bahwa penumpukan sampah ini merupakan dampak dari longsor yang sempat terjadi di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang. Akibat kejadian tersebut, proses pengangkutan sampah sempat terhambat, sehingga volume sampah menumpuk di sejumlah TPS, termasuk di lokasi ini.
Diperkirakan, volume sampah yang ada saat ini mencapai lebih dari 100 meter kubik, yang berasal dari wilayah Sungai Bambu, Papanggo, dan sekitarnya. Untuk mengatasi kondisi tersebut, petugas kini melakukan pengangkutan sampah setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 15.00 WIB dengan menggunakan dua unit truk kompaktor.
Selain itu, pihak Dinas Lingkungan Hidup juga mengimbau masyarakat agar mulai memilah sampah sejak dari rumah guna membantu mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPS.
Sumber : kompascom
Editor : Tia



