Pemkab Bekasi Siapkan Program Senam Bulanan untuk Pererat Kebersamaan Pegawai

Babe News - Bekasi, Pemerintah Kabupaten Bekasi berencana meluncurkan program senam bersama yang akan dilaksanakan secara rutin satu kali setiap bulan dan diikuti oleh seluruh pegawai di lingkungan Pemkab Bekasi. Program ini dirancang tidak hanya untuk menjaga kebugaran fisik aparatur sipil negara (ASN), tetapi juga sebagai sarana mempererat kebersamaan dan membangun suasana kerja yang lebih harmonis.
Rencana tersebut disampaikan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, saat menghadiri kegiatan Senam Karyawan dan Karyawati Pemerintah Kabupaten Bekasi Tahun 2026. Kegiatan tersebut digelar di Plaza Pemkab Bekasi, Jumat (9/1/2026), dan dihadiri oleh para pegawai, pengurus KORMI dan INORGA, serta dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada tujuh perusahaan wajib pajak PBJT Tenaga Listrik yang berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun anggaran 2025.
Dalam sambutannya, Asep menyampaikan keinginannya agar senam bersama ini dijadikan agenda rutin bulanan. Ia pun langsung meminta respons dari para pegawai yang hadir.
“Saya ingin senam ini kita laksanakan satu bulan sekali. Gimana, setuju enggak?” ujarnya disambut antusias peserta kegiatan.
Menurut Asep, senam bulanan ini akan menjadi ruang silaturahmi bagi seluruh unsur aparatur pemerintahan daerah, mulai dari kepala dinas, sekretaris dinas, kepala bidang, kepala seksi, hingga pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).
“Nanti semua kita kumpulkan di sini. Kepala dinas, kabid, kasi, sampai PPPK bisa bertemu. Jangan cuma ketemunya pas upacara saja. Saya ingin ketemunya sambil senyum, ketawa, olahraga bareng, lalu makan bersama,” tuturnya.
Ia juga menilai kegiatan ini penting sebagai ajang pengenalan bagi para PPPK yang baru bergabung agar dapat lebih mengenal pimpinan dan rekan kerja di perangkat daerah masing-masing. Dengan komunikasi yang lebih terbuka dan suasana yang cair, koordinasi kerja diharapkan semakin solid.
“PPPK yang baru harus kenal dengan kepala dinas, kabid, dan kasi. Di sinilah nanti semua bisa bertemu, mulai dari kepala daerah sampai pegawai. Jadi kita bangun kebersamaan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Asep menyebutkan bahwa kegiatan senam bulanan ini akan dikemas secara santai, termasuk dengan agenda sarapan bersama di lokasi kegiatan. Menurutnya, kebersamaan sederhana seperti ini dapat meningkatkan rasa percaya diri dan kekompakan aparatur pemerintah.
“Saya maunya nanti sambil sarapan bareng. Kebersamaan itu penting, supaya pegawai pemerintah makin kompak dan siap bekerja untuk Kabupaten Bekasi yang bangkit, maju, dan sejahtera,” ungkapnya.
Selain program senam, Plt Bupati Bekasi juga menyampaikan rencana untuk tetap menggelar pertemuan rutin bersama para tokoh ulama setiap bulan. Ia menegaskan bahwa kegiatan pengajian tetap berjalan seiring dengan agenda senam bersama.
“Pengajian tetap jalan. Tapi sebulan sekali kita senam. Selama hari kerja kita sering stres dengan pekerjaan, setidaknya di hari Jumat kita bisa ketawa, bahagia, dan melepas penat,” katanya.
Asep berharap, melalui program senam bersama ini, kebugaran fisik, kesehatan mental, serta budaya hidup sehat di kalangan pegawai Pemkab Bekasi dapat terus meningkat. Ia juga menekankan bahwa tidak ada sekat atau perbedaan jabatan dalam kegiatan tersebut.
“Tidak ada perbedaan siapa pun. Semua duduk dan berkumpul bersama. Kita bangun kekompakan, karena bekerja di pemerintahan itu harus dengan kerja sama,” pungkasnya.

Sumber : BekasiKab
Editor : Tia
Share:

Macet Parah di Cakung–Cilincing Semalam, Ini Penjelasan Polisi

Babe News - Jakarta, Kemacetan panjang yang terjadi di Jalan Cakung–Cilincing, Jakarta Utara, pada Jum'at (9/1/2026) malam membuat banyak pengendara terjebak berjam-jam hingga terpaksa mematikan mesin kendaraan. Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya pun angkat bicara dan menjelaskan sejumlah faktor yang memicu kepadatan ekstrem tersebut.
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komaruddin, menyebut kemacetan terutama dipicu oleh lonjakan volume kendaraan, khususnya truk kontainer yang keluar dan masuk kawasan Pelabuhan Tanjung Priok.
“Kalau dilihat, penyebab utamanya memang peningkatan volume kendaraan. Terutama di jalur Cakung–Cilincing yang menjadi akses utama kendaraan besar dari dan menuju pelabuhan. Ditambah lagi, ada beberapa kendaraan yang mengalami kendala teknis sehingga membuat kondisi makin padat,” ujar Komaruddin, Jumat (9/1/2026).
Ia menjelaskan, hari Rabu, Kamis, dan Jumat memang menjadi waktu dengan aktivitas pelabuhan yang cukup tinggi. Pada hari-hari tersebut, banyak kapal ekspor dan impor bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok, sehingga berdampak langsung pada meningkatnya pergerakan truk kontainer di jalan-jalan arteri sekitar pelabuhan.
“Memang sudah rutinitas. Di hari Rabu sampai Jumat biasanya jadwal sandar kapal cukup padat. Otomatis truk-truk kontainer juga meningkat dan itu berimbas ke ruas jalan arteri, terutama yang mengarah ke pelabuhan,” jelasnya.
Selain faktor volume kendaraan, kemacetan juga diperparah oleh adanya truk trailer yang mengalami gangguan di tengah jalur. Kendaraan besar tersebut tidak bisa bergerak normal sehingga menyebabkan antrean panjang di belakangnya.
“Ada satu truk trailer yang bermasalah di jalur arteri. Dampaknya cukup signifikan karena kendaraan di belakangnya ikut tersendat dan kemacetan jadi mengular,” tambah Komaruddin.
Kepadatan lalu lintas yang berlangsung lama membuat sejumlah pengendara memilih mematikan mesin kendaraan mereka. Menurut Komaruddin, hal tersebut merupakan hal yang lumrah dilakukan saat kondisi jalan benar-benar tidak bergerak.
“Biasanya kalau sudah terlalu padat dan lama, pengendara cenderung mematikan mesin. Alasannya macam-macam, mulai dari menghemat bahan bakar sampai mengurangi polusi,” katanya.
Tak hanya itu, banyaknya titik putar balik (U-turn) di sepanjang jalur Cakung–Cilincing juga turut menghambat kelancaran arus lalu lintas. Truk kontainer dengan ukuran besar membutuhkan ruang dan waktu lebih lama untuk bermanuver saat berputar arah.
“Kendaraan besar seperti truk kontainer itu tidak bisa langsung putar. Perlu manuver yang cukup panjang, dan ini tentu memperlambat arus kendaraan lainnya,” ungkap Komaruddin.
Untuk mengatasi situasi tersebut, petugas kepolisian sejak malam hari telah disiagakan di sejumlah titik rawan kemacetan. Upaya penguraian lalu lintas dilakukan secara bertahap hingga kondisi mulai membaik.
“Petugas sudah kami turunkan untuk mengurai arus. Walaupun sempat padat dan melambat, alhamdulillah mulai sekitar pukul 22.30 WIB lalu lintas perlahan mencair,” pungkasnya.


Sumber : detikcom
Editor : Tia
Share:

Pemkab Bekasi Siapkan Program Senam Bulanan untuk Pererat Kebersamaan Pegawai

Babe News - Bekasi, Pemerintah Kabupaten Bekasi berencana meluncurkan program senam bersama yang akan dilaksanakan secara rutin satu kali setiap bulan dan diikuti oleh seluruh pegawai di lingkungan Pemkab Bekasi. Program ini dirancang tidak hanya untuk menjaga kebugaran fisik aparatur sipil negara (ASN), tetapi juga sebagai sarana mempererat kebersamaan dan membangun suasana kerja yang lebih harmonis.
Rencana tersebut disampaikan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, saat menghadiri kegiatan Senam Karyawan dan Karyawati Pemerintah Kabupaten Bekasi Tahun 2026. Kegiatan tersebut digelar di Plaza Pemkab Bekasi, Jumat (9/1/2026), dan dihadiri oleh para pegawai, pengurus KORMI dan INORGA, serta dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada tujuh perusahaan wajib pajak PBJT Tenaga Listrik yang berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun anggaran 2025.
Dalam sambutannya, Asep menyampaikan keinginannya agar senam bersama ini dijadikan agenda rutin bulanan. Ia pun langsung meminta respons dari para pegawai yang hadir.
“Saya ingin senam ini kita laksanakan satu bulan sekali. Gimana, setuju enggak?” ujarnya disambut antusias peserta kegiatan.
Menurut Asep, senam bulanan ini akan menjadi ruang silaturahmi bagi seluruh unsur aparatur pemerintahan daerah, mulai dari kepala dinas, sekretaris dinas, kepala bidang, kepala seksi, hingga pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).
“Nanti semua kita kumpulkan di sini. Kepala dinas, kabid, kasi, sampai PPPK bisa bertemu. Jangan cuma ketemunya pas upacara saja. Saya ingin ketemunya sambil senyum, ketawa, olahraga bareng, lalu makan bersama,” tuturnya.
Ia juga menilai kegiatan ini penting sebagai ajang pengenalan bagi para PPPK yang baru bergabung agar dapat lebih mengenal pimpinan dan rekan kerja di perangkat daerah masing-masing. Dengan komunikasi yang lebih terbuka dan suasana yang cair, koordinasi kerja diharapkan semakin solid.
“PPPK yang baru harus kenal dengan kepala dinas, kabid, dan kasi. Di sinilah nanti semua bisa bertemu, mulai dari kepala daerah sampai pegawai. Jadi kita bangun kebersamaan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Asep menyebutkan bahwa kegiatan senam bulanan ini akan dikemas secara santai, termasuk dengan agenda sarapan bersama di lokasi kegiatan. Menurutnya, kebersamaan sederhana seperti ini dapat meningkatkan rasa percaya diri dan kekompakan aparatur pemerintah.
“Saya maunya nanti sambil sarapan bareng. Kebersamaan itu penting, supaya pegawai pemerintah makin kompak dan siap bekerja untuk Kabupaten Bekasi yang bangkit, maju, dan sejahtera,” ungkapnya.
Selain program senam, Plt Bupati Bekasi juga menyampaikan rencana untuk tetap menggelar pertemuan rutin bersama para tokoh ulama setiap bulan. Ia menegaskan bahwa kegiatan pengajian tetap berjalan seiring dengan agenda senam bersama.
“Pengajian tetap jalan. Tapi sebulan sekali kita senam. Selama hari kerja kita sering stres dengan pekerjaan, setidaknya di hari Jumat kita bisa ketawa, bahagia, dan melepas penat,” katanya.
Asep berharap, melalui program senam bersama ini, kebugaran fisik, kesehatan mental, serta budaya hidup sehat di kalangan pegawai Pemkab Bekasi dapat terus meningkat. Ia juga menekankan bahwa tidak ada sekat atau perbedaan jabatan dalam kegiatan tersebut.
“Tidak ada perbedaan siapa pun. Semua duduk dan berkumpul bersama. Kita bangun kekompakan, karena bekerja di pemerintahan itu harus dengan kerja sama,” pungkasnya.

Sumber : BekasiKab
Editor : Tia
Share:

Berita Populer