Lumpuhnya akses jalan dikarenakan ketinggian air yang mencapai lebih dari 150 sentimeter.
Tidak ada kendaraan bermotor yang bisa melintas, baik dari arah jalan Duren Jaya maupun dari arah simpang RS Bella, Jalan Ir Juanda. Akibatnya, akses kendaraan terpaksa dialihkan.
Arus kendaraan dialihkan menuju ke Terminal Induk Kota Bekasi atau melalui jalan Sersan Arwan, Margahayu.
Hingga pukul 19.30 WIB, belum ada petugas terkait yang datang ke lokasi untuk menyedot air yang menggenang underpass tersebut.
Warga sekitar bernama Tono (43) mengatakan, underpass Jalan Baru terendam sejak sekitar pukul 17.00 WIB.
Akses pun dinyatakan lumpuh setelah kurang lebih 15 menit sejak hujan turun.
"Kendaraan sejak saat itu (underpass tenggelam), tidak boleh masuk. Karena memang hujan deras," ujar Tono di lokasi, Minggu malam.
Tono sendiri ikut membantu mengarahkan arus kendaraan karena dirinya tidak ingin ada warga yang terjebak banjir seperti layaknya banjir di tahun 2020 lalu.
"Ditutup karena takut banyak yang terjebak kaya di tahun 2020. Petugas yang datang baru PLN, itu untuk memutus aliran listrik terlebih dahulu," ucap Tono.
Sumber: kompas.com




Tidak ada komentar:
Posting Komentar