Hegseth menegaskan intelijen AS memiliki bukti kuat bahwa kapal tersebut membawa narkoba dalam jumlah besar menuju Amerika. Presiden Donald Trump turut mengklaim muatan itu cukup “untuk membunuh puluhan ribu orang.”
Serangan ini merupakan yang keempat dalam beberapa pekan terakhir dan menandai meluasnya penggunaan militer dalam operasi kontra-narkoba, yang biasanya menjadi kewenangan Penjaga Pantai AS. Langkah Trump memicu perdebatan hukum internasional karena operasi militer dilakukan di laut terbuka tanpa proses hukum terhadap tersangka.
Sementara itu, Presiden Venezuela Nicolas Maduro menuduh Washington menggunakan isu narkoba sebagai dalih politik untuk melemahkan pemerintahannya.
Sumber : CNBC
Editor : Tia




Tidak ada komentar:
Posting Komentar