Mulyono mengatakan, kehadirannya merupakan bentuk dukungan moral bagi Nadiem, yang kini berstatus tersangka. “Saya datang sebagai sahabat. Kami merintis Gojek bersama sejak 2010, dan sampai sekarang karyanya masih menghidupi jutaan orang,” ujarnya.
Ia menuturkan, para driver yang datang merupakan angkatan pertama Gojek dan masih aktif hingga kini. Mulyono mengaku terkejut mendengar status hukum Nadiem, mengingat sosoknya dikenal sederhana dan rendah hati.
“Rasanya tidak percaya, karena kami tahu betul orangnya. Dulu ke mana-mana saja dia masih naik ojek,” katanya.
Mulyono berharap kasus Nadiem segera tuntas dan hukum ditegakkan secara adil. Ia menegaskan, kehadiran mereka di pengadilan adalah inisiatif pribadi, tanpa arahan pihak mana pun.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar