Kabel Lampu Jalan di Koja Diduga Dicuri, Trotoar Rusak Parah hingga Ratusan Meter

Babe News - Jakarta, Aksi pencurian kabel penerangan jalan umum (PJU) diduga terjadi di kawasan Koja, Jakarta Utara. Peristiwa tersebut menyebabkan sejumlah lampu jalan di Jalan Raya Cilincing tidak berfungsi dan trotoar rusak parah akibat dibongkar oleh pelaku.
Dugaan pencurian ini pertama kali mencuat melalui unggahan akun Instagram @tkp_jakarta. Dalam video yang beredar, terlihat konblok trotoar dibongkar dan berserakan sepanjang kurang lebih 200 meter, tepat di antara dua titik lampu jalan yang kini tidak menyala. Di bawah trotoar tersebut, kabel listrik yang seharusnya terpasang sudah tidak ditemukan, sehingga kuat dugaan kabel PJU dicuri.
Kondisi trotoar yang rusak ini juga mengganggu kenyamanan pejalan kaki dan berpotensi membahayakan pengguna jalan. Selain lampu jalan yang mati, permukaan trotoar yang tidak rata menimbulkan risiko kecelakaan bagi warga sekitar.
Menanggapi kejadian ini, Kanit Reskrim Polsek Koja AKP Fernando menyatakan pihak kepolisian telah menerima informasi terkait dugaan pencurian kabel tersebut dan saat ini sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut. Polisi juga telah melakukan pemantauan di lokasi untuk mengumpulkan bukti dan keterangan saksi.
“Informasi sudah kami terima dan saat ini masih dalam proses pendalaman serta penyelidikan,” ujar Fernando melalui keterangan tertulis pada Minggu (25/1/2026).
Fernando menambahkan, kasus serupa tidak hanya terjadi di satu lokasi. Berdasarkan data sementara, terdapat tiga titik dugaan pencurian kabel PJU di wilayah Jakarta Utara, yaitu satu titik di Koja dan dua titik lainnya di Cilincing. Untuk mengungkap pelaku, kepolisian akan berkoordinasi lintas wilayah hukum di Jakarta Utara.
“Kami bersama Polres Jakarta Utara terus mencari keterangan terkait dugaan pencurian kabel penerangan jalan ini,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolsek Koja Kompol Andry Suharto mengatakan pihaknya belum menerima laporan resmi dari warga terkait kejadian tersebut. Meski demikian, kepolisian tetap melakukan penyelidikan awal untuk mengidentifikasi pelaku.
“Memang belum ada laporan polisi, tetapi kami tetap melakukan penyelidikan lebih dulu,” kata Andry.

Sumber : Kompascom
Editor : Tia
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berita Populer