Terseret Arus Kali Jambe, Bocah 7 Tahun Ditemukan Meninggal di Pesisir Muaragembong

Babe News - Bekasi, Setelah tiga hari dilakukan pencarian, seorang bocah laki-laki berinisial MA (7) yang sebelumnya dilaporkan hanyut di Kali Jambe, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa. Korban ditemukan di kawasan pesisir Pantai Sederhana, Kecamatan Muaragembong, pada Jumat (16/1).
Koordinator Unit Siaga SAR Bekasi, Erdi Jatmiko, menjelaskan bahwa jasad korban ditemukan cukup jauh dari lokasi awal kejadian. Berdasarkan perhitungan tim, jarak antara titik korban dilaporkan hanyut dengan lokasi penemuan mencapai sekitar 45 kilometer.
“Jika dihitung dari lokasi awal korban terseret arus, jarak penemuan kurang lebih sekitar 45 kilometer,” ujar Erdi di Cikarang, Jumat (16/1).
Setelah ditemukan, tim SAR gabungan segera melakukan proses evakuasi. Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Kabupaten Bekasi untuk dilakukan penanganan dan pemeriksaan awal sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
“Evakuasi ke RSUD Kabupaten Bekasi dilakukan sekitar pukul 13.00 WIB. Setelah proses di rumah sakit selesai, jenazah langsung kami serahkan kepada keluarga,” tambahnya.
Kronologi Kejadian
Peristiwa tragis ini bermula pada Selasa (13/1) sore. Saat itu, MA dilaporkan hilang setelah terseret arus Kali Jambe ketika tengah bermain di sekitar bantaran sungai. Menurut keterangan yang dihimpun tim SAR, korban diduga terpeleset saat bermain kayu di tepi sungai.
“Korban kemungkinan kehilangan keseimbangan, lalu jatuh ke sungai dan terbawa derasnya arus,” jelas Erdi.
Sejak laporan diterima, tim SAR gabungan langsung melakukan pencarian intensif. Upaya tersebut melibatkan penyisiran sepanjang aliran sungai menggunakan perahu karet dan kano. Meski pencarian dilakukan sejak hari pertama, korban baru berhasil ditemukan beberapa hari kemudian di wilayah pesisir Muaragembong.

Sumber : Liputan6
Editor : Tia
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berita Populer