Peristiwa tenggelamnya korban dilaporkan ke petugas SAR pada Kamis pagi. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim SAR langsung menggelar operasi pencarian di sekitar lokasi kejadian dengan melibatkan berbagai unsur terkait. Setelah beberapa jam pencarian, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa pada sore hari sekitar pukul 16.50 WIB.
Koordinator Misi SAR, Kepala Kantor SAR Jakarta Desiana Kartika Bahari, menjelaskan bahwa jasad korban ditemukan di kedalaman sekitar dua meter, dengan jarak kurang lebih empat meter dari titik terakhir korban terlihat di permukaan danau.
“Korban ditemukan setelah tim melakukan penyelaman dan penyisiran intensif di area sekitar lokasi kejadian,” ujarnya.
Proses Evakuasi dan Metode Pencarian
Dalam operasi pencarian, tim SAR membagi personel ke dalam dua kelompok. Satu tim melakukan penyelaman di titik yang diperkirakan sebagai lokasi tenggelamnya korban, sementara tim lainnya melakukan penyisiran permukaan danau menggunakan perahu karet serta jangkar pencari.
Untuk mempercepat pencarian di area dengan visibilitas terbatas, tim juga mengerahkan alat pendeteksi bawah air Aqua Eye, yang membantu mendeteksi keberadaan korban di dalam air.
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Keterlibatan Banyak Pihak
Operasi SAR ini melibatkan puluhan personel dari berbagai instansi, antara lain Kantor SAR Jakarta melalui Unit Siaga SAR Bekasi, Polsek Tambun Selatan, Babinsa Sumber Jaya Koramil Tambun, SAR Brimob Cikarang, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi.
Selain itu, sejumlah organisasi relawan turut membantu proses pencarian, seperti KORGAD Rescue, Semut Rescue, Lingkaran Peduli, Al Aqso, Hirpala, Pendekar Rescue, Eslan Rescue, Sigap Persis, Katana Jatimulya, serta warga setempat yang ikut memberikan dukungan di lapangan.
Sumber : antara news
Editor : Tia




Tidak ada komentar:
Posting Komentar