Pemkab Bekasi Minta Dukungan Pemprov Jabar dan BBWS untuk Perkuat Tanggul Rusak

Babe News - Bekasi, 07/02/2026. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi meminta dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat serta Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk bersama-sama memperbaiki dan memperkuat tanggul-tanggul yang rusak maupun jebol di sejumlah titik. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah banjir tahunan yang terus berulang dan kerap merugikan masyarakat.
Permintaan tersebut disampaikan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, setelah dirinya mengikuti rapat koordinasi bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang berlangsung di Lembur Pakuan, Subang, pada Kamis (5/2/2026).
Menurut Asep, persoalan banjir di Kabupaten Bekasi tidak bisa lagi ditangani secara terbatas atau parsial karena kondisi tanggul di wilayah tersebut sudah cukup mengkhawatirkan.
“Di Kabupaten Bekasi terdapat 16 titik tanggul yang mengalami kerusakan, bahkan ada yang sudah jebol. Kondisi ini tidak bisa ditangani hanya oleh satu pihak saja. Karena itu kami meminta dukungan dari Pemprov Jawa Barat dan BBWS agar penanganannya dapat dilakukan bersama-sama,” ujar Asep saat ditemui di Cikarang, Jumat.
Ada 16 Titik Tanggul Rusak dan Jebol
Asep menjelaskan, keberadaan tanggul memiliki fungsi yang sangat vital, terutama untuk melindungi permukiman warga dan lahan pertanian dari luapan air sungai ketika musim hujan tiba. Namun, kerusakan di beberapa titik membuat potensi banjir semakin besar.
Ia menilai, jika tanggul yang jebol atau kritis tidak segera ditangani, maka siklus banjir tahunan di Bekasi akan terus berulang dan menimbulkan dampak sosial maupun ekonomi yang luas.
Karena itu, Pemkab Bekasi berharap perbaikan tanggul dilakukan secara menyeluruh, terencana, serta berkelanjutan, bukan hanya bersifat sementara.
Perbaikan Tanggul Akan Dilakukan dengan Skema Kolaborasi Anggaran
Dalam upaya percepatan perbaikan, Pemkab Bekasi berencana menerapkan skema pembiayaan bersama atau kolaboratif. Asep menyebut pendanaan akan melibatkan beberapa sumber anggaran agar proses perbaikan tidak tertunda.
“Pembiayaan akan dilakukan secara bersama-sama melalui APBD Kabupaten Bekasi, APBD Provinsi Jawa Barat, serta dukungan dari BBWS. Dengan kolaborasi ini, kami berharap perbaikan tanggul bisa lebih cepat dilakukan dan tepat sasaran,” jelasnya.
Ia menambahkan, kerja sama lintas pemerintah sangat dibutuhkan mengingat penanganan tanggul membutuhkan anggaran besar, peralatan khusus, serta standar konstruksi yang kuat.
Sinergi Pemerintah Diharapkan Tingkatkan Kualitas Konstruksi
Selain mempercepat proses pembangunan, Asep menilai sinergi antar instansi juga akan membantu memastikan bahwa tanggul yang dibangun memiliki kualitas sesuai standar teknis.
Menurutnya, perbaikan tanggul tidak hanya sekadar menambal kerusakan, tetapi harus memperhitungkan daya tahan konstruksi terhadap debit air yang meningkat, kondisi lingkungan, serta perubahan cuaca ekstrem yang semakin sering terjadi.
Asep juga menekankan bahwa pengawasan rutin terhadap kondisi tanggul harus terus dilakukan agar kerusakan bisa terdeteksi lebih awal sebelum terjadi jebol.
Harapan: Tidak Ada Lagi Tanggul Jebol Saat Musim Hujan
Plt Bupati Bekasi itu berharap ke depannya masyarakat tidak lagi dihantui rasa khawatir setiap musim hujan datang. Ia ingin penanganan tanggul dilakukan dengan komitmen jangka panjang demi keselamatan warga.
“Harapan kami, ke depan tidak ada lagi tanggul yang jebol dan masyarakat bisa merasa lebih aman, khususnya saat musim hujan. Ini bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga komitmen bersama untuk melindungi warga serta menjaga keberlanjutan wilayah,” tegasnya.


Sumber : kompascom
Editor : Tia
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berita Populer