Revitalisasi 4.000 Hektare Tambak di Muaragembong Disiapkan, Dongkrak Ekonomi Pesisir Bekasi

Babe News - Bekasi, 23/02/2026. Pemerintah Kabupaten Bekasi menyatakan dukungan penuh terhadap program Revitalisasi Tambak Pantura Jawa Barat yang digagas pemerintah pusat. Program ini dinilai berpotensi besar mendorong peningkatan produksi perikanan sekaligus membuka lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat pesisir.
Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, menyampaikan hal tersebut saat menghadiri rapat koordinasi percepatan program revitalisasi bersama Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, serta Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, di Lembur Pakuan, Kabupaten Subang, Jumat (20/2/2026).
Potensi Besar, Produktivitas Perlu Ditingkatkan
Asep menjelaskan, Kabupaten Bekasi khususnya Kecamatan Muaragembong memiliki potensi tambak yang cukup luas. Secara historis, kawasan ini pernah memiliki sekitar 7.000 hektare lahan tambak. Namun saat ini, luas tambak yang masih aktif diperkirakan tinggal sekitar 4.000 hektare.
Lahan seluas 4.000 hektare itulah yang direncanakan masuk dalam tahap awal program revitalisasi. Pemerintah berharap, melalui penataan ulang dan perbaikan sistem budidaya, produktivitas tambak bisa meningkat secara signifikan.
Menurut Asep, jika produksi naik dan kegiatan usaha perikanan semakin berkembang, maka peluang kerja bagi masyarakat sekitar juga akan bertambah. Dampaknya diharapkan mampu menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan warga pesisir, terutama di Muaragembong.
Penataan Modern dan Terintegrasi
Plt Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bekasi, Ida Mayani, menambahkan bahwa sebagian besar tambak yang ada saat ini masih dikelola secara konvensional dengan sistem tradisional. Penataan lahan pun dinilai belum optimal.
Melalui program revitalisasi, kawasan tambak akan ditata ulang dengan pendekatan yang lebih modern, terintegrasi, dan berbasis perencanaan teknis dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. Tahap pertama difokuskan di Kecamatan Muaragembong, sebelum nantinya diperluas ke wilayah lain sesuai kesiapan lahan.
Selain sektor tambak, sinergi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga mencakup rencana pembangunan rumah pesisir. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas hunian nelayan sekaligus menunjang aktivitas ekonomi mereka.
Dorong Ketahanan Pangan dan Ekonomi Lokal
Revitalisasi tambak ini tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan pendapatan nelayan, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan berbasis perikanan budidaya. Dengan tata kelola yang lebih baik serta dukungan infrastruktur memadai, kawasan pesisir Bekasi diharapkan berkembang menjadi sentra produksi yang lebih produktif dan berkelanjutan.

Sumber : jabarprov
Editor : Tia
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berita Populer