Berdasarkan rekaman video yang beredar, longsoran sampah terlihat menutupi sebagian area tempat pembuangan. Dalam video tersebut juga tampak sebuah truk pengangkut sampah yang berada di lokasi ikut tertimbun oleh material sampah yang longsor.
Selain menimpa kendaraan, beberapa bangunan di sekitar lokasi juga dilaporkan terdampak. Salah satunya adalah warung yang berada tidak jauh dari area longsoran yang diduga ikut tertimbun oleh tumpukan sampah.
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, Idham Kholid, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan bahwa pihaknya segera bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan dari warga.
“Iya benar, terjadi longsor di TPST Bantargebang,” ujar Idham saat dikonfirmasi pada Minggu (8/3/2026).
Setelah menerima informasi kejadian, BPBD Kota Bekasi langsung mengerahkan tim ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat. Tim yang diterjunkan saat ini fokus melakukan proses pencarian dan evakuasi apabila terdapat korban yang tertimbun akibat longsoran tersebut.
Menurut Idham, hingga saat ini proses evakuasi masih terus berlangsung di lokasi kejadian. Petugas berupaya menyisir area longsoran untuk memastikan apakah ada korban yang terjebak di bawah timbunan sampah.
Meski demikian, pihak BPBD belum dapat memastikan jumlah korban yang terdampak dalam peristiwa tersebut. Proses pendataan masih terus dilakukan oleh petugas di lapangan untuk mengetahui kondisi sebenarnya.
“Kami masih melakukan pendataan, untuk korban sampai saat ini belum dapat dipastikan identitas maupun jumlahnya,” jelas Idham.
Selain melakukan pencarian korban, petugas juga berupaya mengamankan area sekitar longsoran untuk mencegah terjadinya risiko tambahan yang dapat membahayakan warga maupun pekerja yang berada di lokasi TPST.
TPST Bantargebang sendiri merupakan salah satu tempat pembuangan sampah terbesar yang menampung limbah dari wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. Tingginya volume sampah yang terus masuk setiap hari membuat tumpukan sampah di lokasi tersebut menjulang cukup tinggi.
Sumber : sindo news
Editor : Tia




Tidak ada komentar:
Posting Komentar