Peristiwa tersebut diduga terjadi karena sopir travel melewati titik tujuan yang seharusnya menjadi lokasi turun Sintia. Akibatnya, ia diminta untuk turun lebih awal dan diarahkan untuk melanjutkan perjalanan dengan kendaraan lain menuju rumahnya di Kranji.
Namun, situasi tersebut membuat Sintia merasa bingung, cemas, dan tidak aman, terlebih karena ia membawa bayi. Dalam kondisi tersebut, ia kemudian memutuskan mencari bantuan dengan mendatangi pos polisi yang berada di area rest area.
Petugas kepolisian yang menerima laporan tersebut langsung merespons dengan sigap. Setelah mendengar penjelasan Sintia, mereka memberikan bantuan dengan mengantarkannya hingga sampai ke rumahnya di wilayah Kranji, Bekasi Barat.
Sesampainya di rumah, rasa haru tak terbendung. Sintia pun menangis lega setelah akhirnya bisa kembali dengan selamat bersama bayinya.
Sumber : info bekasi
Editor : Tia




Tidak ada komentar:
Posting Komentar