Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Tegal, Bharatungga Dgaruning Pawuri, menjelaskan bahwa dugaan awal penyebab kecelakaan adalah sopir minibus yang mengantuk saat berkendara. Hal ini diperkuat dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang tidak menemukan adanya bekas pengereman dari kendaraan tersebut.
Benturan keras membuat bagian depan mobil minibus mengalami kerusakan parah hingga ringsek. Sementara itu, bus Agra Mas yang terlibat dalam kejadian tersebut mengalami kerusakan di bagian belakang.
Empat korban yang meninggal dunia diketahui merupakan penumpang minibus asal Bekasi, Jawa Barat. Mereka adalah sang pengemudi, Gunawan (43), serta tiga penumpang lainnya, yakni Devi Agustina (34), Nafisah Meisaroh (12), dan Narendra Dewan Gaozan (9).
Selain korban meninggal, terdapat seorang balita berusia tiga tahun bernama Nuriel Arshaka Sachio yang mengalami kondisi kritis. Korban telah dievakuasi dan mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Siaga Medika Pemalang.
Pihak kepolisian mengingatkan para pengendara, khususnya pemudik, agar lebih berhati-hati selama perjalanan. Kondisi lalu lintas yang padat menjelang libur panjang meningkatkan risiko kecelakaan, terutama jika pengemudi dalam kondisi lelah.
Sumber : kompascom
Editor : Tia




Tidak ada komentar:
Posting Komentar