Tri menjelaskan bahwa proses pengadaan material yang dibutuhkan untuk perbaikan jalan saat ini masih berlangsung dan diperkirakan baru akan selesai dalam beberapa hari ke depan. Setelah material tersedia, pekerjaan perbaikan akan langsung dimaksimalkan hingga awal pekan depan.
Hal tersebut disampaikan Tri saat ditemui di Plaza Pemerintah Kota Bekasi, Kecamatan Bekasi Selatan, pada Kamis (12/3/2026). Ia mengatakan bahwa keterlambatan perbaikan di beberapa titik salah satunya disebabkan oleh proses pengadaan barang yang baru dapat rampung pada awal pekan.
Meski demikian, pemerintah daerah tidak tinggal diam jika ditemukan jalan berlubang yang berpotensi membahayakan pengendara. Dinas terkait tetap melakukan penanganan sementara agar kondisi jalan tetap aman dilalui.
Menurut Tri, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Bekasi masih memiliki cadangan material berupa aspal dingin yang dapat digunakan sebagai solusi sementara untuk menutup lubang di jalan.
Penggunaan aspal dingin tersebut bersifat darurat, namun cukup efektif untuk menjaga kondisi jalan agar tetap aman selama satu hingga dua minggu ke depan, terutama menjelang meningkatnya aktivitas kendaraan saat mudik Lebaran.
Tri juga mengakui bahwa masih ada beberapa ruas jalan yang belum dapat diperbaiki secara menyeluruh. Hal ini terjadi karena keterbatasan waktu dalam proses lelang proyek perbaikan yang sebelumnya telah dilakukan oleh pemerintah daerah.
Walaupun demikian, pihaknya tetap memprioritaskan langkah penanganan cepat agar kerusakan jalan tidak membahayakan para pengguna jalan, khususnya para pemudik yang akan melintasi wilayah Bekasi.
Salah satu contoh penanganan yang sedang dilakukan adalah di ruas Jalan KH Noer Ali. Di lokasi tersebut, pemerintah kota telah memerintahkan agar dilakukan proses pemadatan jalan untuk mengurangi risiko kecelakaan bagi para pengendara.
Langkah tersebut diambil agar kondisi jalan tetap aman dilalui meskipun belum dilakukan perbaikan secara permanen.
Pemkot Bekasi menegaskan bahwa seluruh upaya ini dilakukan agar jalur-jalur utama yang menjadi akses perjalanan mudik dapat digunakan dengan nyaman oleh masyarakat.
Sumber : tribunnews
Editor : Tia




Tidak ada komentar:
Posting Komentar