Wali Kota Bekasi Dukung Pembatasan Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun Demi Pembentukan Karakter

Babe News - Bekasi, 17/03/2026. Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, memberikan tanggapan terkait kebijakan pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia yang membatasi penggunaan media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun. Ia menilai langkah tersebut sebagai upaya positif untuk membantu melindungi perkembangan karakter anak di tengah pesatnya kemajuan teknologi digital.
Menurut Tri, media sosial memang membawa banyak manfaat dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari akses informasi hingga sarana komunikasi. Namun, di balik kemudahan tersebut, terdapat tantangan besar, terutama bagi anak-anak dan remaja yang masih berada dalam fase pembentukan kepribadian.
Ia menekankan bahwa tanpa pengawasan yang tepat, penggunaan media sosial bisa memengaruhi perilaku, cara berinteraksi, hingga pola pikir generasi muda. Oleh karena itu, kebijakan pembatasan usia dinilai dapat menjadi panduan bagi orang tua dalam memberikan batasan yang jelas kepada anak-anak.
Tri juga menyebut bahwa peran orang tua sangat penting dalam mendampingi anak saat mengenal teknologi digital. Anak-anak dinilai masih membutuhkan arahan agar dapat menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab, serta terhindar dari konten yang belum sesuai dengan usia mereka.
Di sisi lain, dunia pendidikan di Kota Bekasi sebenarnya telah lebih dulu menerapkan aturan terkait penggunaan ponsel di lingkungan sekolah, khususnya di tingkat SD dan SMP. Umumnya, siswa tidak diperbolehkan menggunakan ponsel selama kegiatan belajar mengajar, kecuali untuk keperluan pembelajaran yang diawasi oleh guru.
Menurut Tri, langkah ini sejalan dengan upaya membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki etika, sopan santun, serta kemampuan berkomunikasi yang baik.
Ia menegaskan bahwa media sosial tetap boleh digunakan, namun harus pada usia yang tepat serta dengan pengawasan yang memadai dari orang tua dan lingkungan sekitar.
Lebih lanjut, Tri berharap kebijakan ini dapat menjadi momentum bagi semua pihak—mulai dari orang tua, sekolah, hingga pemerintah—untuk bekerja sama dalam membimbing anak-anak menghadapi era digital.

Sumber : bekasikota.go
Editor : Tia
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berita Populer