Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari, mengatakan jumlah penerima manfaat yang saat ini mencapai sekitar 62,7 juta orang berpotensi berkurang setelah proses evaluasi selesai dilakukan.
“Bahwa angkanya sekarang sebenarnya sudah ada gambarannya, kita akan turun dari itu (62,7 juta). Tapi angka finalnya nanti tunggu saja sampai benar-benar final,” ujar Agustina dalam konferensi pers di Jakarta Pusat, Selasa.
Menurut Agustina, Presiden Prabowo menekankan agar BGN tidak lagi berfokus pada pencapaian jumlah penerima, melainkan memastikan kualitas program dan ketepatan sasaran.
“Pak Presiden sudah pesan, beliau tidak lagi menargetkan angka tertentu, tapi memperbaiki kualitas. Benar-benar yang memang tepat sasaran,” katanya.
Presiden juga meminta evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program, termasuk mencegah kembali terjadinya kasus keracunan makanan yang sempat terjadi, serta melakukan peninjauan terhadap distribusi susu dalam program MBG.
Sementara itu, Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola BGN, Prima Yosephine, menyampaikan bahwa pihaknya masih berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk meninjau ulang seluruh data penerima manfaat. Evaluasi tersebut akan menjadi dasar penetapan target baru beserta indikator yang dinilai paling tepat agar pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis berjalan lebih efektif dan mencapai sasaran yang diharapkan.
Sumber: Detik.com





Tidak ada komentar:
Posting Komentar