KPK Tahan Dua Tersangka dalam OTT Pegawai BPK Terkait Dugaan Suap Proyek di Muara Enim


 Bekasi, 11 Juni 2026 - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan dua tersangka, yakni Titin yang merupakan ASN Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Angga dari pihak swasta, setelah operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan suap di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim. Penahanan dilakukan di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Kamis (11/6/2026).


Kasus ini merupakan pengembangan dari perkara suap yang menjerat Bupati Muara Enim nonaktif, Edison. KPK menyebut dugaan suap berkaitan dengan upaya menutupi temuan audit BPK terhadap sejumlah pengadaan proyek di Pemkab Muara Enim, termasuk proyek smart board atau smart TV.


Dalam OTT tersebut, KPK mengamankan total 11 orang, terdiri dari enam orang yang ditangkap dalam operasi terbaru dan lima ASN BPK yang diamankan dalam rangkaian penyidikan. Hingga kini, KPK masih mendalami aliran dana yang diduga diberikan kepada pihak BPK.


Sebelumnya, KPK telah menahan empat tersangka dalam kasus yang sama, yaitu Edison, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muara Enim Abi Nurwardani, Adi Triyadi yang merupakan keponakan Edison, serta Cory Erin Hardi dari PT Millenium Solusi Abadi.


Editor: Rey

Sumber: Detiknews

Share:

Kasus Hanania Travel Bergulir, Korban Bertambah Jadi 687 Orang dan Influencer Diperiksa Polisi

 

Bekasi, 10 Juni 2026 - Polda Metro Jaya mencatat jumlah korban dugaan penipuan dan penggelapan oleh Hanania Travel mencapai 687 orang hingga 9 Juni 2026. Penyidik terus menerima laporan dari masyarakat dan menelusuri dugaan penggelapan serta tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang melibatkan pemilik perusahaan. Sejauh ini, sebanyak 70 saksi telah diperiksa, termasuk korban dan pihak yang terlibat dalam promosi layanan umrah Hanania Travel.


Sebagai bagian dari penyidikan, sejumlah influencer yang pernah bekerja sama dengan Hanania Travel turut dipanggil untuk dimintai keterangan. Dari lima influencer yang dijadwalkan hadir pada 8 Juni 2026, hanya Keanu Angelo yang memenuhi panggilan. Sementara itu, beberapa influencer lainnya meminta penjadwalan ulang dan satu orang tidak hadir tanpa keterangan.


Kasus ini mencuat setelah ratusan calon jemaah gagal berangkat umrah sesuai jadwal dan mendatangi kantor Hanania Travel untuk meminta kejelasan. Pemilik Hanania Travel, Farhan, mengakui perusahaan belum mampu memberangkatkan jemaah untuk kloter Juni dan Juli 2026. Ia menawarkan opsi penjadwalan ulang dengan biaya tambahan atau pengembalian dana secara bertahap hingga dua tahun. Para korban kini berharap adanya restitusi melalui proses hukum untuk mengembalikan kerugian yang ditaksir mencapai miliaran rupiah.


Sumber : Kompas.com 

Editor : Rey 

Share:

Pertamina Naikkan Harga Pertamax dan Pertamax Green Mulai 10 Juni 2026


 Bekasi, 10 Juni 2026 - PT Pertamina (Persero) resmi menaikkan harga BBM non-subsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green mulai Rabu, 10 Juni 2026. Di DKI Jakarta, harga Pertamax naik dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter, sedangkan Pertamax Green meningkat dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter.


Kenaikan ini mengakhiri periode harga yang bertahan lebih dari tiga bulan dan dilakukan di tengah lonjakan harga minyak mentah dunia. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menyatakan bahwa penyesuaian harga dilakukan berdasarkan evaluasi berkala sesuai formula yang ditetapkan pemerintah serta telah dikoordinasikan dengan regulator.


Sumber : Kompas.com

Editor : Rey 

Share:

Berita Populer