Prabowo menegaskan Indonesia akan mengakui keberadaan negara Israel apabila Israel terlebih dahulu mengakui kemerdekaan Palestina.
“Kita harus menjamin status kenegaraan Palestina. Namun Indonesia juga menegaskan, bila Israel mengakui kemerdekaan dan kedaulatan Palestina, maka Indonesia akan langsung mengakui negara Israel serta menjamin keamanannya,” kata Prabowo dari podium Markas Besar PBB.
Pernyataan tersebut disambut tepuk tangan para delegasi yang hadir. Pidato ini disampaikan dalam forum KTT PBB yang khusus membahas penyelesaian konflik Israel–Palestina melalui skema solusi dua negara. Siaran langsung forum tersebut tersedia di situs resmi dan kanal YouTube PBB.
Sidang KTT dipimpin bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron, Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud, dan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres. Dalam kesempatan itu, Prabowo kembali menegaskan dukungan penuh Indonesia pada solusi dua negara sebagai jalan keluar untuk mengakhiri penderitaan rakyat Palestina akibat agresi Israel.
“Indonesia sekali lagi menekankan komitmennya terhadap solusi dua negara untuk mengakhiri masalah Palestina. Hanya solusi dua negara yang akan mengarah ke perdamaian,” ujar Prabowo.
Selain itu, Prabowo mengecam keras tindakan kekerasan yang menyasar warga sipil di Gaza. Ia menyebut hal tersebut sebagai tragedi kemanusiaan. “Kami mengecam segala bentuk kekerasan terhadap masyarakat sipil tak berdosa,” ujarnya.
Menurut Prabowo, forum internasional yang digelar PBB ini menjadi momentum penting untuk membuka jalan menuju perdamaian yang adil dan berkelanjutan bagi Palestina dan Israel.
Sumber : Kompas
Editor : Tia




Tidak ada komentar:
Posting Komentar