Berdasarkan data Logam Mulia Antam, harga emas pada Sabtu (11/10/2025) tercatat naik Rp5.000 menjadi Rp2.299.000 per gram, sementara harga buyback (harga jual kembali) juga meningkat Rp5.000 ke level Rp2.147.000 per gram. Kenaikan ini menjadi lanjutan dari tren pergerakan harga yang cukup dinamis sepanjang pekan kedua Oktober 2025.
Namun, pengamat pasar emas Ibrahim Assuaibi menilai bahwa harga emas Antam kemungkinan besar akan terkoreksi pada pekan mendatang, dengan proyeksi penurunan hingga ke kisaran Rp2.100.000 per gram. Ia memperkirakan koreksi ini akan mulai terjadi pada Senin (13/10/2025).
“Selama satu minggu ke depan, harga logam mulia Antam diperkirakan bergerak di sekitar Rp2.100.000 per gram. Bahkan pada awal pekan, bisa turun hingga ke level Rp2.050.000 per gram,” ujar Ibrahim dalam keterangannya di Jakarta.
Meski begitu, Ibrahim menegaskan bahwa pelemahan harga tersebut tidak akan berlangsung lama. Ia menyebut ada sejumlah faktor global yang masih menopang kekuatan harga emas, baik di pasar internasional maupun domestik.
“Risiko geopolitik, ketidakpastian fiskal global, ancaman terhadap independensi bank sentral Amerika Serikat, serta faktor supply and demand menjadi penentu utama arah pergerakan harga emas dunia. Faktor-faktor ini juga berdampak langsung terhadap harga emas Antam,” jelasnya.
Sebelumnya, harga emas Antam mengalami fluktuasi cukup tajam selama sepekan terakhir. Pada Jumat (10/10) harga turun sebesar Rp9.000 ke posisi Rp2.294.000 per gram, setelah sehari sebelumnya sempat mencapai level tertinggi Rp2.303.000 per gram.
Kenaikan signifikan juga sempat terjadi pada Rabu (8/10) sebesar Rp12.000, sementara Selasa (7/10) mencatat lonjakan tertinggi mencapai Rp34.000 per gram hingga menyentuh rekor baru Rp2.284.000 per gram.
Adapun pada Senin (6/10), harga emas sudah lebih dulu naik Rp11.000 menjadi Rp2.250.000 per gram, menandai tren penguatan yang cukup konsisten di awal bulan sebelum akhirnya terkoreksi menjelang akhir pekan.
Berdasarkan data resmi Logam Mulia Antam, berikut harga emas batangan per pecahan pada Sabtu (11/10/2025):
0,5 gram: Rp 1.199.500
1 gram: Rp 2.299.000
2 gram: Rp 4.538.000
3 gram: Rp 6.782.000
5 gram: Rp 11.270.000
10 gram: Rp 22.485.000
25 gram: Rp 56.087.000
50 gram: Rp 112.095.000
100 gram: Rp 224.112.000
250 gram: Rp 560.015.000
500 gram: Rp 1.119.820.000
1.000 gram: Rp 2.239.600.000
Seluruh transaksi penjualan emas batangan dikenakan potongan pajak sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 34/PMK.10/2017. Untuk pembelian, PPh 22 sebesar 0,45% dikenakan bagi pemegang NPWP dan 0,9% bagi non-NPWP, sementara untuk penjualan kembali (buyback) emas senilai di atas Rp10 juta, dikenakan PPh 22 sebesar 1,5% bagi pemilik NPWP dan 3% bagi non-NPWP.
Dengan kondisi pasar global yang masih bergejolak dan kebijakan moneter yang belum stabil, para investor diimbau tetap berhati-hati dalam mengambil keputusan investasi emas pekan ini. Meskipun tekanan jangka pendek mungkin terjadi, emas Antam dinilai masih menjadi instrumen lindung nilai yang cukup aman di tengah ketidakpastian ekonomi dunia.
Sumber : investor market id
Editor : Tia




Tidak ada komentar:
Posting Komentar