Istana Jelaskan Alasan Pencopotan Arief Prasetyo dari Jabatan Kepala Bapanas

Babe News - Jakarta, Pemerintah akhirnya menjelaskan alasan di balik pencopotan Arief Prasetyo Adi dari jabatannya sebagai Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas). Menurut Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, keputusan tersebut merupakan bagian dari penataan struktur kelembagaan pangan nasional dan penugasan baru bagi Arief.

“Mas Arief akan mendapat tugas baru di tempat lain. Karena fungsi Bapanas pada dasarnya dulu berasal dari Kementerian Pertanian, maka jabatan Kepala Bapanas kini untuk sementara dirangkap oleh Menteri Pertanian Amran Sulaiman,” jelas Prasetyo di Kertanegara, Jakarta Selatan, Minggu (12/10/2025).

Ia menegaskan bahwa keputusan ini bukan karena masalah kinerja, melainkan langkah untuk menyatukan kembali fungsi dan koordinasi kebijakan pangan nasional. “Tidak ada persoalan apa pun. Selama ini, Bapanas dan Kementerian Pertanian memang telah bekerja berdampingan, jadi ini lebih kepada penyelarasan fungsi,” ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 116/P Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Badan Pangan Nasional. Dalam Keppres yang ditetapkan pada 9 Oktober 2025, Arief diberhentikan dengan hormat dari jabatannya, dan pemerintah menyampaikan apresiasi atas dedikasinya selama menjabat.

“Memberhentikan dengan hormat Arief Prasetyo Adi sebagai Kepala Badan Pangan Nasional, disertai ucapan terima kasih atas pengabdian dan jasa-jasanya selama memangku jabatan tersebut,” demikian bunyi kutipan Keppres tersebut.

Arief Prasetyo Adi sendiri telah menjabat sebagai Kepala Bapanas sejak 21 Februari 2022, di era pemerintahan Presiden Joko Widodo. Di bawah kepemimpinannya, Bapanas berperan penting dalam menjaga stabilitas harga bahan pangan dan distribusi logistik nasional, terutama di masa pascapandemi.

Kini, dengan penunjukan Amran Sulaiman sebagai pelaksana tugas Kepala Bapanas, pemerintah berharap koordinasi antara kementerian dan lembaga di sektor pangan menjadi lebih efektif. Penunjukan ini juga dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat kebijakan ketahanan pangan nasional yang menjadi salah satu fokus pemerintahan Presiden Prabowo.

Sumber : cnn Indonesia
Editor : Tia
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berita Populer