Dalam kunjungan itu, Purbaya mengungkapkan bahwa Bank Mandiri telah menyalurkan 70% dana ke sektor-sektor produktif seperti properti dan otomotif. Ia pun menilai kesiapan Mandiri lebih baik dibanding BNI dan membuka peluang penambahan dana penempatan.
“Dari dana yang kita berikan, 70% sudah terserap. Ini sinyal positif bagi ekonomi,” ujar Purbaya. Ia menambahkan, kebijakan penempatan dana senilai Rp 200 triliun ke bank Himbara sejak 12 September 2025 telah mendorong pertumbuhan kredit dari 8% menjadi hampir 11%.
Sementara itu, Direktur Keuangan Bank Mandiri, Novita Widya Anggraini, menyebut dana pemerintah difokuskan untuk mendukung industri padat karya, ekspor, dan UMKM, agar perekonomian nasional semakin kuat dan merata.
Sumber : detikcom
Editor : Tia




Tidak ada komentar:
Posting Komentar