Berdasarkan data Sistem Satu Sehat, jumlah penduduk Jawa Barat mencapai 50.730.313 jiwa. Hingga 8 Desember 2025 pukul 08.42 WIB, warga yang telah mengikuti CKG tercatat sebanyak 9.095.740 orang atau sekitar 17,93 persen. Angka tersebut masih terpaut cukup jauh dari target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025 yang menargetkan cakupan sebesar 36 persen.
Ketua Tim CKG Jawa Barat, Anita Nur Fadjar Asri, menjelaskan bahwa seluruh puskesmas di Jawa Barat sebenarnya sudah melaksanakan program CKG. Namun, tingkat partisipasi masyarakat berbeda-beda di setiap daerah.
“Capaian CKG belum merata. Ada daerah yang progresnya cukup baik, tapi ada juga yang masih sangat rendah,” ujar Anita, Selasa (16/12/2025).
Data menunjukkan, Kota Bogor mencatatkan capaian tertinggi dengan 48,66 persen, disusul Kabupaten Garut sebesar 40 persen, dan Kabupaten Ciamis 34,73 persen. Sementara itu, beberapa daerah masih tertinggal cukup jauh, seperti Kabupaten Sukabumi dengan 12,27 persen, Kabupaten Bandung Barat 10,75 persen, dan Kota Depok yang hanya mencapai 9,14 persen.
Untuk mengetahui penyebab rendahnya capaian tersebut, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat telah melakukan monitoring dan evaluasi di sejumlah daerah dengan capaian terendah pada Agustus 2025. Dari hasil evaluasi tersebut, ditemukan sejumlah kendala utama.
Anita memaparkan, akses masyarakat ke fasilitas kesehatan masih menjadi persoalan di beberapa wilayah. Selain itu, keterbatasan sumber daya manusia (SDM) tenaga kesehatan serta lamanya proses pengadaan alat kesehatan turut menghambat optimalisasi layanan CKG.
“Masih ada juga stigma di masyarakat bahwa CKG hanya diperuntukkan bagi warga yang sedang berulang tahun atau hanya bagi mereka yang datang ke fasilitas kesehatan,” jelasnya.
Kendala teknis juga muncul dari sisi sistem. Aplikasi pendukung CKG dinilai belum sepenuhnya siap menampung data pemeriksaan dalam jumlah besar, sementara kapasitas server masih terbatas.
Meski menghadapi berbagai tantangan, Tim CKG Jawa Barat menegaskan akan terus melakukan koordinasi rutin, baik secara internal maupun dengan pemerintah kabupaten dan kota. Upaya peningkatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat juga terus digencarkan agar program CKG dapat dimanfaatkan lebih luas.
Sumber : kompascom
Editor : Tia




Tidak ada komentar:
Posting Komentar