Banjir Meluas di Kabupaten Bekasi, Lebih dari 24 Ribu Warga Mengungsi

Babe News - Bekasi, 30/01/2026. Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menyebabkan puluhan ribu warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi mencatat, sebanyak 24.109 jiwa atau sekitar 6.805 kepala keluarga (KK) terdampak dan harus meninggalkan rumah mereka.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Dodi Supriadi, mengatakan bahwa bencana banjir ini berdampak pada 16 kecamatan dan 49 desa. Untuk membantu warga, pemerintah daerah telah menyiapkan 24 titik pengungsian yang tersebar di berbagai wilayah terdampak.
“BPBD bersama unsur terkait terus melakukan asesmen di lapangan, mengevakuasi warga, serta menyalurkan bantuan logistik kepada korban banjir,” ujar Dodi di Bekasi, Kamis (29/1/2026).
Titik Pengungsian Tersebar di Berbagai Kecamatan
Dodi menjelaskan, lokasi pengungsian berada di beberapa kecamatan seperti Babelan, Sukawangi, Sukakarya, Pebayuran, Cibitung, dan Karangbahagia. Tempat pengungsian memanfaatkan berbagai fasilitas umum, mulai dari masjid, musala, sekolah, kantor desa, fly over, hingga tenda darurat.
Kecamatan Cibitung menjadi wilayah dengan jumlah titik pengungsian terbanyak, yakni delapan lokasi. Sementara itu, Kecamatan Babelan dan Sukawangi masing-masing memiliki empat titik pengungsian.
Koordinasi Lintas Instansi
Dalam penanganan banjir, BPBD Kabupaten Bekasi bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk TNI, Polri, Dinas Sosial, PMI, relawan kebencanaan, serta pemerintah kecamatan dan desa. Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum, BBWS Ciliwung-Cisadane, serta Perum Jasa Tirta II untuk mengendalikan debit air dan mencegah banjir semakin meluas.
BPBD juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan susulan serta mengikuti informasi resmi dari pemerintah daerah guna menghindari risiko bencana yang lebih besar.

Sumber : metro TV news
Editor : Tia
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berita Populer