Polisi Masih Dalami Motif Suami Siri dalam Kasus Pembunuhan Terapis Spa di Bekasi

Babe News - Bekasi, Kepolisian masih mendalami motif di balik pembunuhan seorang terapis spa berinisial SM (23) yang tewas di kawasan Kayuringin, Kota Bekasi, Jawa Barat. Pelaku diketahui bernama Ahmad Riansah alias Delon, yang mengaku sebagai suami siri korban.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyampaikan bahwa hingga kini penyidik masih menggali lebih dalam alasan pelaku menghabisi nyawa korban.
“Motifnya masih terus didalami oleh penyidik,” ujar Budi kepada wartawan, Rabu (14/1/2026).
Ahmad berhasil diamankan polisi pada Selasa malam (13/1/2026) di Kampung Sanding, RT 019/RW 005, Kelurahan Sumurbandung, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, Banten. Ia ditangkap di depan rumah orang tuanya tanpa perlawanan.
Kepada penyidik, Ahmad mengakui perbuatannya. Ia menyatakan bahwa korban meninggal setelah dirinya memiting SM hingga kehabisan napas. Dari pengakuannya, pembunuhan itu dipicu pertengkaran yang terjadi antara keduanya.
Pelaku juga mengungkapkan bahwa hubungan pernikahan siri mereka tidak mendapat restu dari keluarga korban. Selain itu, rasa cemburu menjadi salah satu pemicu konflik. Ahmad mengaku nekat menyadap percakapan WhatsApp korban karena curiga SM masih berkomunikasi dengan pelanggan tempatnya bekerja.
“Saya sadap WhatsApp-nya karena cemburu. Saya bilang jangan chatting sama tamu, soalnya saya sakit hati. Dia juga suka lupa hapus chat,” ungkap Ahmad kepada polisi.
Ahmad menuturkan bahwa korban sempat marah besar setelah mengetahui ponselnya disadap. Ia juga menyebut korban sebenarnya berencana berhenti bekerja setelah Lebaran dan ingin kembali hidup bersama dirinya. Namun, hubungan mereka disebut terpaksa dijalani secara sembunyi-sembunyi karena tidak direstui keluarga.
Peristiwa pembunuhan terjadi pada Selasa pagi (13/1/2026) sekitar pukul 09.00 WIB di sebuah kamar kos di kawasan Kayuringin. Saat itu, pertengkaran kembali terjadi hingga akhirnya pelaku memiting korban.
“Setelah itu langsung saya piting,” ujar Ahmad singkat.
Usai memastikan korban tidak bernyawa, pelaku mengaku masih berada di kamar kos selama sekitar 30 menit. Ia kemudian keluar untuk membeli cairan pembersih lantai dengan niat mengakhiri hidupnya sendiri.
“Saya temani dulu setengah jam. Habis itu saya keluar beli cairan karena niatnya mau mati bareng. Tapi setelah saya minum, malah muntah-muntah,” jelasnya.

Sumber : detik news
Editor : Tia
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berita Populer