Kejadian itu terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di sekitar rumah korban. Rekaman tersebut kemudian menjadi bukti kuat yang memperlihatkan bagaimana pelaku menjalankan aksinya dengan santai, seolah tidak menimbulkan kecurigaan.
Korban Lupa Cabut Kunci Motor
Pemilik rumah bernama Ida mengungkapkan bahwa kejadian tersebut bermula saat dirinya memarkir sepeda motor matik di garasi rumah. Ia mengaku sudah mengunci stang kendaraan, namun tanpa sadar lupa mencabut kunci yang masih menempel.
“Saya ingat stangnya sudah saya kunci, tapi memang kuncinya lupa dicabut,” ujar Ida saat ditemui di lokasi kejadian, Rabu.
Kelalaian tersebut dimanfaatkan oleh pelaku yang datang dengan modus mengamen, sehingga terlihat seperti orang biasa yang melintas di lingkungan perumahan.
Pelaku Beraksi dengan Peran yang Berbeda
Dalam rekaman CCTV, terlihat dua pria berjalan menyusuri lingkungan perumahan. Satu orang membawa gitar dan berpura-pura mengamen sambil memainkan alat musik. Sementara satu orang lainnya terlihat bernyanyi dan bertepuk tangan, seolah sedang mencari perhatian warga agar diberi uang.
Namun, saat keduanya berada tepat di depan rumah Ida, salah satu pelaku yang tidak membawa gitar langsung masuk ke area garasi rumah.
Tanpa ragu, pelaku kemudian mengambil sepeda motor yang terparkir, menyalakannya, lalu membawa kabur kendaraan tersebut. Tak lama setelah itu, pelaku membonceng rekannya yang sejak awal berperan sebagai pengalih perhatian.
Aksi tersebut terjadi cepat dan rapi, seolah pelaku sudah terbiasa melakukan pencurian dengan cara serupa.
Korban Memilih Tidak Melapor ke Polisi
Meski wajah pelaku terlihat cukup jelas dalam rekaman CCTV, Ida mengaku dirinya dan keluarga memilih tidak membuat laporan resmi ke kepolisian.
Menurutnya, keputusan itu diambil setelah berdiskusi dengan suaminya.
“Awalnya memang mau lapor, tapi kata suami sudah kita ikhlaskan saja,” kata Ida.
Namun, kejadian tersebut tetap membuat warga sekitar resah karena pelaku menggunakan cara yang terbilang licik dan memanfaatkan kelengahan penghuni rumah.
RT Akan Perketat Keamanan Lingkungan
Ketua RT setempat, Pujianto, menyampaikan bahwa pihaknya akan segera melakukan evaluasi keamanan di lingkungan perumahan agar kejadian serupa tidak terulang.
Ia mengatakan warga akan membahas langkah antisipasi, termasuk kemungkinan memperketat akses masuk orang luar ke lingkungan.
“Kami akan bahas langkah pencegahan ke depan. Sebenarnya kami tidak ingin terlalu ketat, misalnya melarang pemulung atau pengemis masuk, tapi karena sudah ada kejadian seperti ini, kami perlu ambil tindakan,” ujar Pujianto.
Ia menilai keamanan lingkungan harus diperkuat, terutama karena modus pelaku memanfaatkan aktivitas sosial seperti mengamen yang biasanya dianggap wajar oleh warga.
Polsek Serang Baru Benarkan Kejadian
Sementara itu, Kapolsek Serang Baru AKP Hotma Sitompul membenarkan bahwa peristiwa pencurian sepeda motor tersebut memang terjadi dan sudah diketahui pihak kepolisian melalui laporan informasi masyarakat.
Setelah menerima informasi, tim Opsnal dan Reskrim Polsek Serang Baru langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan.
Namun, pihak kepolisian mendapati bahwa korban tidak melanjutkan kasus tersebut menjadi laporan polisi resmi.
Hotma menjelaskan bahwa alasan korban tidak membuat laporan adalah karena sepeda motor yang hilang tidak memiliki kelengkapan dokumen resmi.
“Setelah kami tiba di TKP dan melakukan interogasi kepada pihak yang menguasai kendaraan, ternyata kendaraan tersebut tidak dilengkapi surat-surat resmi atau bukti kepemilikan. Karena kendaraan itu merupakan jaminan utang dari temannya,” jelas Hotma.
Polisi Imbau Warga Lebih Waspada
Kapolsek juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menjaga kendaraan, baik saat parkir di dalam rumah maupun di luar rumah.
Ia menyarankan warga menggunakan pengamanan tambahan seperti kunci ganda untuk mencegah pencurian.
“Kami mengimbau masyarakat untuk menyimpan kendaraan dengan aman dan menggunakan kunci ganda. Selain itu, hindari menerima atau menyimpan kendaraan yang tidak dilengkapi surat-surat atau asal-usul yang jelas,” ujarnya.
Selain itu, warga juga diminta segera melapor jika melihat orang yang mencurigakan berkeliaran di lingkungan perumahan, terutama yang berpotensi melakukan kejahatan dengan modus tertentu.
Sumber : antara
Editor : Tia




Tidak ada komentar:
Posting Komentar