Menurutnya, lonjakan kendaraan mulai terlihat sekitar pukul 11.00 WIB, terutama di wilayah Cikampek pada kilometer 57 hingga 70. Untuk mengurai kepadatan tersebut, petugas langsung memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) di jalur tersebut.
Meski sempat terjadi peningkatan arus kendaraan, kondisi lalu lintas secara umum masih dapat dikendalikan. Ia memastikan tidak ada kejadian menonjol yang mengganggu kelancaran maupun keamanan selama arus Lebaran berlangsung. Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, termasuk keselamatan serta kelancaran lalu lintas, juga dilaporkan dalam kondisi aman kepada Listyo Sigit Prabowo.
Lebih lanjut, pihak kepolisian kini mulai mengalihkan fokus pada potensi pergerakan masyarakat setelah Lebaran, khususnya untuk perjalanan jarak dekat atau mudik lokal. Strategi pengaturan arus balik juga telah disiapkan sejak dini, mengingat distribusi kendaraan diperkirakan cukup besar.
Berdasarkan data yang dihimpun, sekitar 66 persen kendaraan bergerak menuju jalur Trans Jawa, sementara sisanya, sekitar 33 persen, mengarah ke wilayah Jawa Barat. Angka ini akan menjadi acuan dalam pengaturan lalu lintas saat arus balik nanti.
Sumber : kompascom
Editor : Tia




Tidak ada komentar:
Posting Komentar