Bupati Bekasi Mengaku Tak Tahu Soal Dugaan Pembakaran Rumah Saksi Kasus Korupsi

Babe News - Bekasi, 09/04/2026. Bupati Bekasi Ade Kuswara menyatakan tidak mengetahui adanya insiden pembakaran rumah yang diduga milik salah satu saksi dalam kasus korupsi yang menyeret namanya. Hal tersebut disampaikan usai dirinya menjalani pemeriksaan sebagai tersangka di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Rabu (8/4) malam.
Saat dimintai keterangan oleh wartawan, Ade mengaku tidak mengetahui siapa saksi yang dimaksud maupun peristiwa pembakaran tersebut. Ia juga menegaskan tidak ada aliran dana yang mengarah kepada pihak lain, termasuk kepada Ono Surono yang disebut dalam isu yang beredar.
Sementara itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan adanya informasi terkait intimidasi terhadap salah satu saksi dalam kasus dugaan suap proyek di Bekasi. Bahkan, berdasarkan informasi awal, intimidasi tersebut diduga sampai pada tindakan pembakaran rumah milik saksi oleh pihak tak dikenal.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan pihaknya saat ini tengah berkoordinasi untuk memastikan saksi mendapatkan perlindungan, termasuk melalui Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Langkah ini dilakukan guna menjaga keamanan saksi selama proses hukum berlangsung.
Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan tiga tersangka, yakni Ade Kuswara, Kepala Desa Sukadami H.M Kunang yang juga merupakan ayah dari Ade, serta seorang pengusaha bernama Sarjan.
Kasus ini berkaitan dengan dugaan praktik suap terkait proyek pembangunan di Kabupaten Bekasi. Sarjan diduga memberikan uang sekitar Rp11,4 miliar agar memperoleh proyek pada Tahun Anggaran 2025. Dana tersebut disebut mengalir melalui beberapa perantara kepada pihak-pihak terkait.
Saat ini, proses hukum terhadap Sarjan sudah berjalan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), sementara berkas perkara untuk Ade Kuswara dan H.M Kunang masih dalam tahap pelengkapan oleh penyidik KPK.
KPK juga terus mendalami kemungkinan adanya aliran dana kepada pihak lain di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi, seiring dengan pemeriksaan saksi dari berbagai unsur, baik pejabat daerah maupun pihak swasta.

Sumber : CNN Indonesia
Editor : Tia
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berita Populer