Potret Bekasi Banjir Meski Hujan Tak Turun, Warga: "Kayak Minum Obat"

Babe News - Bekasi, 24/04/2026. Banjir kembali melanda sejumlah wilayah di Kota Bekasi meski kondisi cuaca setempat tidak sedang diguyur hujan. Peristiwa ini terjadi di Kampung Lebak, Kelurahan Teluk Pucung, Kecamatan Bekasi Utara, pada Kamis (23/4/2026), akibat kiriman air dari wilayah hulu di Bogor.
Melimpahnya air dari daerah hulu membuat Kali Bekasi, khususnya aliran hulu P2C, tidak mampu menampung debit yang datang. Akibatnya, air meluap ke permukiman warga meskipun di lokasi kejadian tidak terjadi hujan sama sekali.
Dari pantauan di lapangan sekitar pukul 09.00 WIB, ketinggian air di kawasan tersebut masih cukup tinggi, berkisar antara 1 hingga 1,5 meter, terutama di rumah-rumah yang berada dekat bantaran kali. Arus air juga terlihat membawa berbagai material seperti sampah hingga batang pohon, yang semakin memperparah kondisi aliran sungai.
Salah satu warga, Hendra, mengungkapkan bahwa banjir mulai terjadi sejak pagi hari sekitar pukul 05.30 WIB. Ia menyebut kondisi ini bukan hal baru bagi warga setempat. Menurutnya, banjir di wilayah tersebut sudah terlalu sering terjadi, bahkan dalam satu minggu bisa terjadi lebih dari satu kali. Ia menggambarkan situasi itu dengan istilah “seperti minum obat” karena terlalu sering dialami.
Akibat genangan yang cukup tinggi, sejumlah warga memilih meninggalkan rumah dan mengungsi ke tempat yang lebih aman, seperti musala di sekitar lingkungan. Mereka membawa barang-barang penting untuk menghindari kerugian yang lebih besar.
Di sisi lain, kondisi banjir juga dimanfaatkan sebagian anak-anak untuk bermain air. Meski berisiko, terlihat beberapa anak bahkan berenang di genangan yang masih cukup dalam.

Sumber : CNBC Indonesia
Editor : Tia
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berita Populer