Rumah Saksi Kasus Korupsi Bupati Bekasi Terbakar, Polisi Masih Selidiki Penyebabnya

Babe News - Bekasi, 11/04/2026. Peristiwa kebakaran menimpa rumah milik seorang saksi kasus dugaan korupsi yang melibatkan Ade Kuswara Kunang. Insiden tersebut terjadi di kawasan Jalan Raya Pantura, Kampung Rengasbandung, Desa Karangsambung, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, pada Selasa (17/2/2026).
Rumah milik pria berinisial S (30) itu dilaporkan hangus terbakar, dengan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Meski begitu, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini.
Kapolres Metro Bekasi, Sumarni, menyampaikan bahwa pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti kebakaran tersebut. Ia menegaskan, hingga saat ini belum bisa dipastikan apakah kejadian ini merupakan unsur kesengajaan atau berkaitan dengan intimidasi terhadap saksi.
Dari hasil penyelidikan awal, polisi telah meminta keterangan dari dua orang saksi yang merupakan tetangga korban. Berdasarkan informasi tersebut, api pertama kali muncul di lantai satu rumah sebelum akhirnya merambat ke bagian atas.
Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik. Hal ini diperkuat dengan temuan di lokasi, seperti kabel listrik yang hangus, peralatan elektronik yang terbakar, serta kerusakan pada bagian atap rumah. Api berhasil dipadamkan setelah tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi, termasuk bantuan dari wilayah sekitar.
Di sisi lain, dugaan adanya unsur intimidasi mencuat setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerima informasi terkait tekanan terhadap salah satu saksi dalam kasus tersebut. Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, menyebut pihaknya tengah mengoordinasikan langkah perlindungan bagi saksi.
Kasus korupsi yang menyeret Ade Kuswara sendiri melibatkan dugaan suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi. Selain Ade, KPK juga menetapkan dua tersangka lain, termasuk pihak swasta bernama Sarjan dan ayah Ade, HM Kunang, yang diduga menjadi perantara dalam praktik suap tersebut.
Nilai dugaan suap yang terungkap cukup besar, mencapai miliaran rupiah yang diberikan secara bertahap dalam beberapa kali transaksi.
Hingga kini, aparat kepolisian masih terus mengusut tuntas penyebab kebakaran tersebut, sekaligus menelusuri kemungkinan adanya kaitan dengan proses hukum yang sedang berjalan.

Sumber : kompascom
Editor : Tia
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berita Populer