Jakarta, 28 Juli 2026 – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan kembali bergerak melemah pada perdagangan Selasa (28/7/2026) setelah ditutup turun 0,17 persen ke level 6.185,78 pada hari sebelumnya. Pelemahan dipengaruhi oleh berlanjutnya aksi jual bersih (net sell) investor asing senilai Rp491,7 miliar yang masih memberikan tekanan terhadap pasar saham domestik.
Pengamat pasar modal Hendra Wardana menilai ketidakpastian global dan domestik, termasuk menjelang keputusan suku bunga Federal Reserve (FOMC) serta proses transisi kepemimpinan Bank Indonesia, membuat investor cenderung berhati-hati. IHSG diperkirakan menguji level support di 6.100 dengan resistance di 6.274. Meski demikian, penurunan harga minyak dunia dinilai berpotensi menjadi sentimen positif yang dapat membantu menahan pelemahan indeks.
Sumber: Tribunnews





Tidak ada komentar:
Posting Komentar