Sebanyak 18 gubernur yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) hadir dalam pertemuan tersebut. “Mereka minta semuanya ditanggung saya, tapi kemampuan APBN terbatas,” ujar Purbaya di Jakarta.
Purbaya menjelaskan, ekonomi nasional sedang melambat sehingga pemerintah tidak bisa memenuhi semua permintaan daerah saat ini. Ia mencontohkan keluhan dari Gubernur Kalimantan Utara yang membutuhkan Rp150 miliar untuk pembangunan jembatan karena warga masih bergantung ke Malaysia.
Sementara itu, Gubernur Aceh Mualem menolak pemotongan anggaran hingga 25 persen dan meminta perbaikan infrastruktur, sedangkan Gubernur Sumbar Mahyeldi mengeluhkan dampak pemotongan terhadap pembangunan dan gaji ASN.
Purbaya menegaskan akan mengevaluasi keuangan negara pada pertengahan 2026, dan bila pendapatan meningkat, dana ke daerah akan kembali ditambah. Ia juga meminta pemerintah daerah memperbaiki tata kelola agar citra mereka lebih baik di mata pusat.
Diketahui, dalam RAPBN 2026, dana TKD sempat turun menjadi Rp650 triliun dari Rp919 triliun tahun sebelumnya, sebelum akhirnya Purbaya menambah Rp43 triliun menjadi Rp693 triliun.
Sumber : CNN
Editor : Tia




Tidak ada komentar:
Posting Komentar