Sampah Longsor di TPST Bantargebang, Tiga Truk Sempat Tertimbun, Polisi Pastikan Tak Ada Korban

Babe Newa - Bekasi, Insiden longsornya tumpukan sampah terjadi di Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, pada Kamis (01/01/2026). Peristiwa tersebut mengakibatkan tiga unit truk pengangkut sampah tertimbun material longsoran dan sempat terperosok ke aliran sungai di sekitar lokasi.
Berdasarkan informasi di lapangan, longsor dipicu oleh kondisi gunungan sampah yang sudah melebihi kapasitas tampung. Situasi ini diperparah oleh cuaca ekstrem berupa hujan deras yang melanda wilayah Bekasi dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir, sehingga membuat struktur tumpukan sampah menjadi labil.
Kapolsek Bantargebang Kompol Sukadi mengatakan, hasil koordinasi dengan pengelola TPST menunjukkan bahwa penanganan tumpukan sampah yang terlalu tinggi menjadi faktor utama terjadinya longsor. Menurutnya, pengelolaan sampah seharusnya dilakukan dengan pelebaran area dan pemadatan yang lebih baik.
“Sampahnya sudah terlalu menggunung. Idealnya dilakukan pelebaran dan setiap urugan sampah ditutup kembali dengan tanah agar lebih padat, sehingga risiko longsor bisa diminimalkan,” ujar Sukadi.
Sukadi menjelaskan, saat kejadian ketiga truk sedang melintas di area gunungan sampah tersebut. Tiba-tiba, tumpukan sampah ambrol dan menimpa kendaraan, hingga akhirnya menyeret truk masuk ke aliran kali di sekitar kawasan Sumur Batu, Kali Adem.
“Ketika truk melintas, material sampah longsor dan langsung menimpa kendaraan. Akibatnya, tiga truk masuk ke aliran kali di sekitar lokasi,” jelasnya.
Meski sempat menimbulkan kepanikan, pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Seluruh pengemudi dan pekerja berhasil menyelamatkan diri.
“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa ataupun korban luka akibat kejadian ini,” kata Sukadi.
Proses penanganan langsung dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta bersama petugas terkait. Tiga truk yang tertimbun material sampah telah berhasil dievakuasi menggunakan alat berat berupa crane. Sementara itu, upaya pembersihan sampah yang masuk ke aliran sungai masih terus dilakukan untuk mencegah penyumbatan dan dampak lingkungan lanjutan.

Sumber : pojok bekasi
Editor : Tia
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berita Populer